|
Gali PAD, Sektor Wisata Dilirik |
pdf
|
| cetak |
|
|
Rabu, 03 September 2008 |
|
Sebagai daerah baru, pemerintah daerah Kabupaten Solok Sekatan terus menggencarkan program-program dan kegiatan yang bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, seluruh sektor yang memungkinkan memberikan konstribusi untuk mengisi kas daerah terus digali secara maksimal.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap, dengan menggali sektor
yang berpotensi mengisi kas daerah, juga akan bisa meningkatkan
kesejahteraan masyarakat setempat. Selain itu, dengan memaksimalkan
Sumber Daya Alam (SDA) yang ada, tentu tidak akan sulit bagi Kabupaten
Solok Selatan mengejar ketertinggalan dari daerah lain yang lebih maju
di Sumatera Barat.
Salah satu sektor yang dilirik Pemkab Solok Selatan untuk mendongkrak
PAD adalah sektor pariwisata. Meskipun sektor pariwisata telah mulai
digarap dengan membentuk Kantor Pariwisata dan Budaya, namun Pemkab
Solok Selatan masih merasa itu belum maksimal. Akibatnya, sektor ini
masih belum mampu memberikan pemasukan berarti bagi daerah ini.
Sebenarnya, objek pariwisa yang ada di Kabupaten Solok Selatan telah
banyak dikenal masyarakat sebelumnya. Namun sayangnya hal itu berjalan
sendiri-sendiri dan tidak terprogram dalam sebuah kebijakan atau
rencana khusus.
Belajar dari kondisi demikian, Pemkab Solok Selatan mulai membenahi dan
mengelola objek pariwisata yang ada secara lebih serius, profesional
dan maksimal. Pemerintah setempat sangat optimis, kalau hal ini diurus
secara baik tentu akan berarti banyak bagi kelanjutan pembangunan di
wilayah paling selatan di Sumatera Barat ini.
Tak sekadar membenahi dan mengelola pariwisata dengan manajerial yang
lebih jelas, pemerintah sejak beberapa tahun terakhir selalu
mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sarana prasarana penunjang
pariwisata di Kabupaten Solok Selatan.
Hasilnya, saat ini Pemkab Solok Selatan telah siap menyambut dan
memanjakn wisatawan yang hendak berkunjung ke daerah sejuk itu. Tak
hanya membenahi sarana, pemerintah daerah juga mengajak pihak ketiga
untuk membangun hotel, penginapan di daerah tersebut. Hal itu
dilakukan, karena pemerintah sadar, pariwisata hanya akan maju kalau
dikelola secara sinergis oleh seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten
Solok Selatan.
Pemerintah daerah pun telah mengelompokkan objek wisata yang ada di
Kabupaten Solok Selatan dalam tiga kelompok sesuai dengan fisik dari
objek bersangkutan. Diantaranya adalah wisata alam, wisata sejarah dan
wisata budaya. (***)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|