|
LIMOPULUAH KOTO, METRO-- Wali Nagari Sungai Kamuyang, kecamatan Luhak, kabupaten Limopuluah Koto, H. Thamrin Basyar, bertekad menjadikan objek wisata kolam renang Batang Tabik untuk dijadikan sebagai tempat rekreasi dan prestasi berstandar internasional.
Bulatnya tekad kami itu, menjadikan objek wisata kolam renang Batang
Tabik, sehubungan semakin hari kolam renang Batang Tabik semakin ramai
dikunjungi warga dari berbagai daerah. Bahkan pengunjung yang
berdatangan banyak yang tidak dapat kebagian untuk mengurungkan niatnya
berenang karena membludaknya wisatawan yang berdatangan.
Hal tersebut dikatakan Wali Nagari (WN) Sungai Kemuyang, Thamrin Basyar
kepada POSMETRO, kemarin, di kediamannya. Saat momen tradisi Balaimau
kemarin, di suatu sisi kami bangga, objek wisata Batang Tabik, luar
biasa sekali, pengunjungnya membludak bahkan ada sebagian pengunjung
yang tidak bisa berenang karena saking sempitnya.
Namun di sisi lain, kami prihatin karena banyak pengunjung yang tidak
dapat mengurungkan niatnya untuk berenang, karena sudah tidak muat
lagi. Kondisinya nyaris seperti “ikan lele” dalam kolam. Melihat
fenomena demikian terniatlah bagi kami untuk menjadikan kolam renang
Batang Tabik ini sebagai kolam renang berstandar internasional seperti
daerah lain maupun seperti Dufan Jakarta.
Kendala yang kami hadapai saat ini, tentu masalah keuangan, untuk
merehab kolam renang Batang Tabik tersebut kami butuh biaya minimal
Rp10 Miliar. Jika pemerintah daerah kabupaten Limopuluah Koto bersedia
melaksanakan sharing dengan kenagaraian Sungai Kemuyang, kami siap dan
kami mengucapkan terima kasih, memang ini yang kami harapkan dari dulu
hingga sekarang dan untuk seterusnya, harap Thamrin.
Kolam renang Batang Tabik yang terkenal dengan aianyo janiah, ikannyo
jinak, pemandangannya asri, apa saja jenis makanan yang disantap di
kolam renang Batang Tabik tetap nikmat, membuat masyarakat semakin
antusias mengunjunginya, apalagi di hari-hari tertentu seperti hari
Balimau, lebaran dan hari libur lainnya.
Inilah cita-cita dan harapan kami, kerjasama yang baik antara perangkat
nagari dengan pemerintah daerah sangat kami harapkan. Demi terwujudnya
wisata kuliner di kenagarian Sungai Kemuyang ini. Kami yakin, dengan
adanya bantuan pemerintah deerah menginfus nagari Batang Tabik, dalam
jangka 5 tahun dana tersebut dapat dikembalikan lagi.
“Kondisi permandian Batang Tabik, saat ini memiliki luas sekitar 2.500
meter persegi, jika pemerintah bersedia menyediakan dana peningkatan
Batang Tabik, bisa diperlebar menjadi 10.000 meter. Terhadap peluasan
Batang Tabik, Insya Allah, tidak akan komplein dengan masyarakat,
bahkan masyarakat sangat berkeinginan sekali Batang Tabik tersebut
dapat diperluas secepatnya, “ujar Thamrin (nur)
|