Saat ini ada 1 tamu online
Pedagang Konfeksi Halangi Armada Ngetem pdf  | cetak |
Kamis, 04 September 2008
KEBERADAAN pedagang konfeksi musiman yang ada di salah satu sudut terminal yaitu di depan Blok C, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan, dimana terminal yang sudah kecil menjadi semakin sempit. Selain itu keberdaan pedagang tersebut juga dirasakan imbasnya oleh pengusaha angkutan yang merasa lahannya untuk parkir di dalam terminal sudah dirampas oleh pedagang.
Seperti yang disampaikan salah seorang agen Edi (38) pada POSMETRO Rabu (3/9) yang menyatakan, dimana armadanya yang biasa ngetem di tempat itu menunggu penumpang terutama pada hari pasar sangat susah mencari tempat ngetem, karena kondisi terminak yang lain juga sudah semakin sempit.

Sementara dia dan beberapa agen lainnya untuk mengusir pedagang dari tempat itu, dirasa sudah pasti bukan wewenangnya.”Semua pedagang itu sifatnya hanya musiman, yaitu selama bulan puasa ini saja, kalau ditempat lain seperti di emper-emper toko mungkin masih bisa ditolerir, tapi ini sudah jelas memakai areal terminal,”terangnya.

Keluhan yang dia sampaikan tersebut, juga menyampaikan keluhan para sopir yang meminta pada para agen untuk mencarikan tempat ngetem, karena biasanya di sekitar tempat itu bisa memarkirkan kendaraan bis tiga perempat sebanyak enam unit, tapi semenjak adanya pedagang musiman itu, angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) itu hanya bisa parkir sebanyak dua unit, sedangkan yang lainnya harus menumpang di tempat angkutan lain yang armadanya belum datang, tapi kalau armada di suatu loket sudah datang, terpaksa armada ini pindah ke tempat lain lagi.”Keluhan ini sudah kami sampaikan pada pihak LLAJ yang ada diterminal,”tandasnya.

Sementara itu Petugas LLAJ yang ada di dalam terminal Dt Palimo ketika dimintai tanggapannya, mengakui hal tersebut dan atas perintah atau koordinasi dari atasannya dia akan langsung mengur pedagang di tempat itu, kalau tidak bisa diberi peringatan, dia berjanji akan menindak tegas.

”Untuk memberi peringatan secara baik-baik sudah kami lakukan, dan mereka berjanji hanya selam bulan puasa ini saja, tapi nanti atas perintah dari atasan, kalau memang tidak mau di beri peringatan lagi, kita akan bertindak tegas, karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan, dimana kurang kebih sebanyak 30 PKL sudah menjamur di tempat itu,” tandasnya menyakinkan.(*)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif