|
Hadapi Lebaran, Daerah Rawan Macet Harus Menjadi Perhatian |
pdf
|
| cetak |
|
|
Kamis, 04 September 2008 |
|
SUMANI, METRO-- Beberapa ruas jalan yang sangat rawan akan timbulnya kemacetan apa lagi menjelang lebaran, diharapkan betul-betul mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Sebab disepanjang jalur lalu lintas sumatra didaerah Kabupaten Solok masih terdapat beberapa titik ruas jalan yang hanya dapat dilewati oleh kendaraan satu arah.
Ir Isral Jalinus selaku anggota DPRD Kabupaten Solok, meski ruas jalan
yang rusak tersebut merupakan jalan negara, namun agar tidak
menimbulkan kemacetan nantinya disaat arus mudik hendaknya menjadi
perhatian pihak terkait. Dari pantauan POSMETRO terlihat di ruas jalan
lintas Sumatra dari arah Solok-Padang Panjang, terdapat dua titik ruas
jalan yang hanya dapat dilewati satu arah kendaraan saja.
Jembatan yang terdapat didaerah Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak
misalnya, semenjak ambruk akibat gempa bumi tahun lalu, kini
pengerjaannya masih belum rampung. AKibatnya ruas jalan tersebut hanya
dapat dilewati kendaraan secara bergantian .
Kondisi tersebut sebetulnya, disaat memasuki bulan puasa dimana adanya
kegiatan balimau oleh masyarakat di Danau Singkarak, diruas jalan
tersebut sempat terjadi antrian kendaraan sepanjang 1 Km lebih dikedua
sisi jembatan. Kondisi ini dikhawatirkan oleh masyarakat akan
menimbulkan kemacetan yang lebih parah disaat arus mudik kalau
pengerjaan jembatan tersebut tidak rampung menjelang lebaran.
Belum lagi di ruas jalan lintas sumatera di daerah Kacang, Singkarak,
juga hanya dapat dilalui oleh kendaraan secara bergantian. Pasalnya di
ruas jalan tersebut tepatnya dipinggir Danau Singkarak mengalami terbam
dan retak-retak sehingga hanya dapat dilewati oleh kendaraan satu arah.
Sementara itu diruas jalan lintas sumatra Solok-Padang, tepat didaerah
Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok juga dikhawatirkan akan
menimbulkan kemacetan saat arus mudik.
Diruas jalan tersebut, kendaraan yang hendak melintas terpaksa antri
karena sedang dibangun polongan air yang mememotonbg jalan. Hingga saat
ini pengerjaannya juga masih belum tuntas. Masnyarakat dan pengguna
jalan berharap agar pengejaan proyek tersebut dapat tuntas sebelum
lebaran sehingga saat volume kendaraan meningkat saat mudik laju
kendaraan tidak terganggu. (e)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|