|
MADRID, METRO-- Robinho dikabarkan hingga menangis saat meyakinkan Real Madrid untuk pindah. Namun, dari surat perpisahan yang ditinggalkan Robinho buat klub tersebut, terbersit kekecewaan terkait Cristiano Ronaldo.
Sebelum meninggalkan Ibukota Spanyol untuk singgah sejenak di London
dan menandatangani kontrak dengan Manchester City, Robinho dikabarkan
telah meninggalkan sebuah pesan untuk El Real, melalui agennya Wagner
Ribeiro, yang kemudian membacakannya lewat radio EFE.
“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih atas pengertian dari
presiden, (direktur sport) Peja Mijatovic dan Jose Angel Sanchez, yang
selalu bertindak tepat dalam membela kepentingan-kepentingan Real
Madrid,” demikian antara lain bunyi pesan tersebut, seperti yang
dikutip detik.com.
Selanjutnya pemain Brasil berusia 24 tahun itu menyebut-nyebut Ronaldo,
sebagaimana Real sempat begitu bernafsu untuk memboyong winger
Manchester United itu ke Santiago Bernabeu. Di situlah Robinho merasa
“sensitif”. “Apa yang terjadi hanyalah sesuatu yang sudah menjadi bagian dari
sepakbola. Dan dalam kasus ini, saya merasa direndahkan dengan
keinginan klub ini merekrut Cristiano Ronaldo,” tukasnya.
Di akhir suratnya itu, seperti dilansir Goal, Ronaldo mengatakan, “Kami
menerima kritikan dan memahami kemarahan fans Real Madrid. Saya juga
berterima kasih pada semua orang yang telah mendukung dan memahami
segala sesuatunya ini dari awal.”
Robinho bergabung dengan City dengan nilai transfer 32,5 juta
poundsterling. Selama tiga tahun bermain di Real, ia tampil dalam 131
pertandingan dan mencetak 35 gol.
Sebelumnya, Presiden Ramon Calderon pun telah mengungkapkan suatu
kejadian yang membuatnya merelakan Robinho pergi dari Spanyol. Katanya,
si pemain memang sudah tak mau bertahan di Madrid. “Waktu kami mendiskusikan keadaannya, dia menangis dan ingin pergi dari
Spanyol,” cetus Calderon seperti dikutip AP. Pada akhirnya, sambung
dia, keputusan melepas Robinho dianggap yang terbaik untuk semua pihak.
(*/boy)
|