|
PADANG, METRO-- Hujan deras yang mengguyur Sumbar sejak
beberapa hari terakhir, menyebabkan banjir lumpur dan longsor di Nagari
Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. Informasi dari Badan
Satkorlak Sumbar, banjir lumpur menggenangi areal persawahan dan
pemukiman warga. Belum diperoleh informasi adanya korban jiwa dalam
peristiwa ini.
Kabid Penanggulangan Bencana Alam Kesbanglinmas Sumbar Ade Edward yang dihubungi koran ini, Jumat (5/9) malam, menyebutkan banjir dan longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Longsor dan banjir lumpur ini, juga sempat menutup jalan raya Padang-Muara Labuah. Namun hanya sebentar. Sampai berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi kerusakan yang diakibatkan banjir lumpur ini. Namun, longsor yang berasal dari bukit Barampuang ini kemungkinan merendam puluhan hektar sawah warga.
Sebagian besar, sawah tersebut dalam masa panen. “Kita dapat informasi dari masyarakat setempat, banjir longsor mulai terjadi pukul 16.00 WIB. Belum diperoleh kabar, apakah ada korban jiwa atau tidak. Sekarang kita masih berkoordinasi dengan warga yang menjadi kontak person dilokasi,” kata Ade Edward. Bukit Barampuang, masih masuk komplek perbukitan Air Dingin, yang sebelumnya juga mengalami longsor.
Di kawasan ini, jelas Ade, terdapat pertambangan biji besi. Saat ini, pihaknya belum bisa memastikan, apakah longsor juga dipicu aktivitas pertambangan atau tidak. “Kita sedang mengumpulkan informasi. Kalau nanti dibutuhkan bantuan dari provinsi, kita akan kirimkan segera. Logistik dan tenaga selalu siap sedia. Dalam waktu 3 jam dipastikan sampai ke lokasi bencana,” jelasnya. (nto)
|