|
Sumatera Offset Bukan, Pemenang TenderPengadaan Buku Pesantren Ramadhan |
pdf
|
| cetak |
|
|
Sabtu, 06 September 2008 |
|
AGUS SALIM, METRO-- Pimpinan Perusahaan Sumatera Offset,
keberatan dengan pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Drs M
Nur Amin MPd. Keberatan itu terletak pada pernyataan, perusahaan yang
dipimpinnya itu merupakan salah satu pemenang tender pengadaan
pencetakan buku pesantren.
“Kami bukan pemenang tender pengadaan buku pesantren tersebut. Kami hanya menerima upah cetak. Kredibilitas perusahaan kami menjadi tercemar, dengan disebutkan sebagai pemenang tender,” ungkap pimpinan Sumatera Offset Kaminardi kepada POSMETRO di Padang kemarin.
Kaminardi berharap, Nur Amin berbicara jujur soal pengadaan buku pesantren, yang dipergunakan untuk menyukseskan program Pesantren Ramadhan bagi siswa SD, SMP dan SMA di Kota Padang selama Ramadhan 1429 H.
Seperti yang diwartakan koran ini di edisi Kamis (4/9), Nur Amin menyebutkan untuk Ramadhan tahun ini, pengadaan buku agenda Ramadhan dilakukan oleh dua percetakan di Padang, yaitu Grafika dan Sumatera Offset. Percetakan itu merupakan pemenang tender pembuatan buku agenda Ramadhan.
Karena, seringnya listrik mati maka terjadi keterlambatan pendistribusian buku terhadap siswa yang akan melaksanakan pesantre. Sekitar 16 ribu buku agenda dicetak dan dibagikan kepada peserta pesantren, menjadi terlambat diterima. Buku agenda tersebut, nantinya akan dipergunakan peserta untuk mencatat ceramah, shalat dan kegiatan lainnya.
“Beberapa sekolah terlambat mendapatkan buku agenda. Percetakan mengalami masalah karena listrik yang mati 3 sampai 4 kali sehari. Sehingga pendistribusian buku tidak serentak,” kata Nur Amin. Sementara, ketika POSMETRO menghubungi Nur Amin via ponsel soal keberatan Sumatera Offset, tidak bisa dilakukan. Dua buah nomor handphonenya, tidak bisa dihubungi. (ren/cim)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|