|
BERBUKA puasa sepertinya akan terasa lebih lengkap bila dimeja makan hadir berbagai macam buah. Buah-buahan memang terbukti banyak sekali manfaatnya, salah satunya menjadi alternatif pelepas dahaga saat berbuka puasa.
Buka puasa seperti disunahkan Nabi Muhammad SAW, kurma dan segelas air
putih adalah makanan terbaik untuk berbuka. Gula buah dalam kurma mudah
diserap tubuh tanpa mengakibatkan lonjakan kadar gula darah. Pilihan
lainnya adalah buah segar atau jus buah segar.
Banyak manfaat mengkonsumsi buah-buahan selama puasa. Buah adalah salah
satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi, vitamin dan mineral
yang pada umumnya sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari.
Dibandingkan dengan suplemen obat-obatan kimia yang dijual di
toko-toko, buah jauh lebih aman tanpa efek samping yang berbahaya serta
dari sisi harga umumnya jauh lebih murah dibanding suplemen yang
memiliki fungsi yang sama.
Dibawah ini dapat melihat kandungan, khasiat dan manfaat sehat dari beberapa jenis buah yang ada:
1.Apel
Apel mengandung karbohidrat terutama ketika sedang tumbuh dan kaya
pectin (sejenis serat). Apel mengandung flavonol yang disebut quercetin
yang dalam beberapa penelitian memiliki bahan antikanker.
Quercetin
juga mengandung bahan antiradang sehingga bermanfaat bagi penyakit
seperti arthritis. Sedangkan kandungan gizinya, apel mengandung vitamin
C tapi tidak sebanyak buah jeruk.
2.Pisang
Pisang merupakan sumber vitamin B6 yang dibutuhkan untuk membuat
serotonin dalam otak. Serotonin berfungsi mengurangi rasa sakit,
menekan nafsu makan, dan membuat merasa relaks dan mengurangi
ketegangan.
Sebagai obat tradisional, pisang digunakan untuk
menyembuhkan bisul perut. Tidak seperti buah-buahan lain, pisang
mengandung banyak karbohidrat, sedikit mengandung karotin dan vitamin C
namun kaya potasium.
3.Jeruk
Jeruk mengandung phytochemical yang disebut hesperidin yang berfungsi
sebagai antioksidan. Jeruk juga sumber pectin yang berfungsi menurunkan
tekanan darah dan termasuk buah rendah serat namun sumber vitamin C dan
folate.
4. Melon
Melon mengandung gula yang tinggi dan lycopene yang berfungsi sebagai
antikanker. Melon merah dan oranye juga mengandung carotenoid yang
dapat melindungi sel tubuh terhadap kerusakan free radical dan dapat
juga diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Melon merupakan sumber
karotenoid dan juga mengandung vitamin C.
5. Mangga
Mangga mengandung karotenoid yang disebut beta crytoxanthin, sebuah
antioksidan yang dapat melindungi terhadap beberapa jenis kanker
seperti kanker usus dan kanker tulang tengkuk. Mangga termasuk buah
yang kaya karotenoid, serat, dan vitamin C.
6. Anggur
Kulit anggur mengandung phytochemical yang disebut resveratrol yang
terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung, antikanker, antibakteri,
dan mengandung antioksidan. Anggur memiliki kandungan serat dan vitamin
C yang rendah.
7.Stroberi
Mengandung ellagic acid sebagai antioksidan. Dalam beberapa penelitian
ellagic acid terbukti dapat menghalangi pertumbuhan tumor dalam
paru-paru, osephagus, payudara, cervix dan lidah. Sebagai obat
tradisional, stroberi diyakini memiliki antibakteri dan digunakan
sebagai pembersih sistem pencernaan. Stroberi banyak mengandung vitamin
C.
8. Tomat
Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver.
Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi
liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh
dan menyehatkan badan.
Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan
nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan
makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu
mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan).
9. Semangka
Terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan, manis-manisan,
goreng-gorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu
banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di
kulit. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki
kandungan darah.
Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi secara teratur
jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan
asam urik dalam tubuh yang menyebabkan arthritis, encok dan keracunan
urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua
kali sehari.
10.Nanas
Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki kemampuan untuk
menguraikan protein. Nanas sering dipakai sebagai bahan pelunak daging
selain berguna membantu pencernaan, menguraikan pembekuan darah,
mencegah sinusitis, dan infeksi saluran kencing. Nanas merupakan sumber
vitamin C dan serat serta mengandung kadar gula yang tinggi.
11. Kurma
Kandungan gula kurma yang tinggi membuat kurma menjadi buah yang
menghasilkan energi tinggi. Bahkan ada legenda bahwa Nabi Muhammad SAW
berbuka puasa hanya dengan 3 butir kurma, tentunya yang berkualitas
tinggi. Kandungan gula kurma sangat membantu menyembuhkan luka.
Hati-hati bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes, jangan terlalu
banyak mengkonsumsi buah ini.
12. Pear
Mengkonsumsi buah pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut
akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori
tinggi, berminyak dan pedas. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel
dan sedikit jeruk nipis.
13. Kelengkeng
Buah ini banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam
tartaric, vitamin A dan B. sebagai salah satu sumber energi, buah yang
sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit.
Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita
hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya
secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan
pemutihan rambut dini. Selain itu akan mempercepat kesembuhan luka
luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan, akan membuat
tubuh menjadi panas akibat kelebihan energi. (*/ren)
|