|
Pemprov Siagakan Alat Berat |
pdf
|
| cetak |
|
|
Minggu, 07 September 2008 |
|
Pemprov Sumbar sudah mensiagakan alat berat di sejumlah titik-titik rawan terjadinya bencana longsor selama Ramadhan dan lebaran mendatang. Titik-titik itu adalah di Lembah Anai, Lubuk Paraku, Bungus, Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, Embun Pagi, Simpang Empat, Palupuah dan Perbatasan Sumbar-Riau.
“Mengatasi dampak bencana longsor, Dinas PU sudah menyiapkan alat berat
di sejumlah titik di Sumbar. Tujuannya, saat longsor terjadi lebih
cepat ditangani dan tidak menimbulkan gangguan transportasi,” kata
Surya Dharma usai menggelar rapat bersama kesiapan Pemprov Sumbar
menyambut Ramadhan dan Lebaran 1429 H.
Surya Dharma mengatakan delapan titik tersebut adalah lokasi rawan
longsor setiap kali hujan turun deras. Dengan antisipasi itu, longsor
yang menimpa badan jalan lebih cepat dibersihkan, sehingga tidak
mengganggu pasokan barang dari dan keluar Sumbar.
Sementara itu Kepala Dinas Prasarana Jalan Sumbar, Dodi Ruswandi
mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan dan antisipasi
dalam rangka mengamankan kenyamanan arus lebaran. Seperti menyiapkan
alat berat.
Hal itu dimaksudkan jika terjadi musibah seperti tanah
longsor dan sejenisnya, petugas bisa langsung menangani dengan gerak
cepat tanpa menunggu kedatangan alat berat. Dengan demikian kenyamanan
pengguna jalan tidak terganggu.
Berdasarkan pengalaman, jelasnya, terjadi peningkatan arus lalulintas
hingga 400 persen, bahkan dibeberapa ruas-ruas jalan tertentu terjadi
kemacetan. Alat berat yang disiapkan seperti escavator, buldozer, dump
truck dan lainnya. Dodi memastikan tidak banyak hambatan kelancaran
arus mudik lebaran.
Tingkatkan kewaspadaan pada saat melewati kawasan tersebut pada
terutama pada hujan turun di malam hari. Sebaiknya pengendara
beristirahat dulu sampai hujan reda. Biasanya pada saat hujan turun
kawasan perbukitan sangat rawan akan longsor. (***)
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|