Saat ini ada 5 tamu online
Pertamina Pastikan Stok Elpiji Aman pdf  | cetak |
Minggu, 07 September 2008
JAKARTA, METRO-- PT Pertamina (Persero) memastikan stok elpiji saat ini masih mencukupi kendati masih ada persoalan dalam pendistribusian ke beberapa wilayah di Indonesia. “Elpiji memiliki jalur distribusi yang panjang,” kata Dirut Pertamina Ari Sumarsono di Jakarta, seperti dilansir Inilah.com  kemarin.
Dalam pendistribusian elpiji oleh Pertamina di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ari mencontohkan betapa panjangnya jalur yang harus dilalui untuk sampai ke masyarakat, sehingga mendongkrak harga berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per tabung. “Itu karena tabung harus diangkut dari tempat pengisian terdekat yaitu di Bali, itu yang terjadi,” tambahnya.

Untuk daerah-daerah yang tidak menjadi target penjualan elpiji, Pertamina tidak bersedia menanggung biaya transportasi atas pendistribusian elpiji. “Jadi Pertamina hanya menanggung biaya awalnya saja. Transportasi di sana ditanggung sendiri,” ujarnya.

LPG 12 Kg Naik, ‘Demand’ Tetap Tinggi

Pertamina menjamin kenaikan harga gas elpiji 12 kg awal bulan ini tidak akan mengurangi permintaan masyarakat terhadap elpiji ukuran 12 kg ini. “Malah permintaan naik 5% dari bulan sebelumnya,” kata Dirut Pertamina Ari Sumarno usai Salat Jumat di kantor Pertamina (5/9).

Menurut Ari, permintaan elpiji 12 kg biasanya mencapai 85 ribu ton tiap bulannya. Sementara Agustus ini, permintaan sudah cenderung meningkat mencapai 87-88 ton. Peningkatan demand itu, kata Ari, akhirnya membuat Pertamina kekurangan pasokan tabung elpiji 12 kg. Namun hal itu sudah diantisipasi oleh Pertamina.

“Ini tren dan itu kita atasi dengan tambahan tabung elpiji. Untuk tabung elpiji kita terpaksa impor karena produsen dalam negeri semua konsentasi ke produksi elpiji 3 kg,” paparnya. Pertamina telah menaikkan harga elpiji 12 kg dari Rp 51.00 per tabung menjadi Rp 63.000 per tabung.(*)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

DPRD Ragukan PE 6,0 Persen

05.12.2008

PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tak Bayar, Listrik PA Terancam Diputus

04.12.2008 | Metro Padang

PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…



advert-4.jpg

indosat.gif