|
Pemilik Toko P & D Dirampok, Dada Kiri Ditikam Pisau |
pdf
|
| cetak |
|
|
Minggu, 07 September 2008 |
|
DURI, METRO-- Aksi perampokan siang bolong di bulan puasa terjadi di Kota Duri, Sabtu (6/9) pagi sekitar jam 10.00 WIB. Pelakunya empat lelaki tak dikenal yang berpura-pura belanja di kedai barang harian milik Atau (42) di Jalan Hang Tuah Duri, tak berapa jauh dari komplek gereja HKBP Simpang Padang.
Dalam kejadian tersebut nyawa korban Atau, sang pemilik toko nyaris
saja melayang akibat tusukan senjata tajam yang diayunkan satu dari
empat pelaku menembus dada kirinya. Untunglah jantung korban selamat
dari kejaran mata pisau satu dari empat begundal yang langsung kabur
sehabis kejadian.
Akibat cedera cukup parah, korban Atau terpaksa menjalani perawatan
intensif di ruang UGD RS Permata Hati Duri. Sementara istrinya Fina
yang saat kejadian melayani keempat tersangka yang pura-pura hendak
belanja di kedainya terlihat masih shock.
Kasus perampokan ini bermula ketika empat lelaki tak dikenal itu
memasuki kedai barang harian milik Atau. Mereka berpura-pura hendak
membeli keperluan harian seperti mi instan dan sebagainya. Istri Atau,
Fina yang kebetulan sedang tak enak badan melayani mereka saat itu.
Sementara Atau melayani pembeli lain.
Karena sibuk melayani pembeli, Atau dan Fina tak menyadari kalau satu
dari empat tersangka telah menyelinap ke belakang. Kamar Atau dimasuki
lalu diobrak-abrik. Atau baru tahu kalau ada yang tak beres di rumahnya
setelah mendapat kabar ada orang mencurigakan memasuki kamarnya.
Ketika
dicek ternyata benar. Seorang lelaki tak dikenal dipergoki dalam kamar
yang sudah terlihat centang-perenang itu yang kepergok berkelit. Dia tak mengaku telah memasuki dan
mengobrak abrik kamar itu. Menurut OTK itu, pelakunya adalah kawanan
lain.
Mendengar kilah tersebut, amarah Atau tak tertahankan. Parang
dalam toko ia ambil lalu diacungkan kepada tersangka. Situasi kritis
itu dimanfaatkan tersangka untuk meloloskan diri. Dengan sebilah pisau
yang diambil dari balik celananya, pelaku menyerang Atau hingga dada
kirinya terkoyak. Korban bersimbah darah dan jatuh terkulai. Istri
korban terpekik minta tolong. Suasana pun heboh dan orang ramai
berdatangan ke TKP.
Di tengah situasi kritis tersebut, keempat kawanan rampok langsung
kabur menggunakan sepeda motor. Mereka berhasil melarikan handphone dan
uang tunai Rp 15 juta serta surat-surat berharga dari kamar Atau.
Sementara itu, menurut pimpinan RS Permata Hati Duri, Dr H Fidel Fuadi
Dt Majo Basa, kendati jantungnya selamat dari tusukan pisau, Atau tetap
akan menjalani operasi untuk memulihkan luka tusuk di dada kirinya.
(int)
|
|
|
|
|
|
05.12.2008
PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…
04.12.2008 | Metro Padang
PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…
|
|