Harmensyah-Dikki Batal Maju, Boizardi: Bisa Juga Digantikan pdf  | cetak |
Minggu, 07 September 2008
Image Pasangan Harmensyah-Dikki Syarfin, saat deklarasi pertengahan Agustus lalu

Berkas salah satu dari pasangan ini milik Calon Wawako Dikki Syarfin berupa daftar kekayaan yang harus diperiksa KPK belum terpenuhi. "Nasib pasangan Harmensyah-Dikki akan diputuskan melalui sidang pleno yang digelar hari ini. Hingga sore kemarin berkas persyaratan yang belum terpenuhi yaitu, daftar kekayaan yang seharusnya diperiksa oleh KPK belum kami terima," kata Koordinator Pokja KPU Padang Boizardi AS, SH saat dihubungi koran ini kemarin.

Menurut Boizardi, bisa saja pasangan Harmensyah-Dikky bertahan, bisa juga ada yang harus menggantikan dikarenakan salah satu persyaratan belum dipenuhi salah seorang calon.Hal ini membuat partai pengusung pasangan yang muncul beberapa saat jelang penutupan pendaftaran calon di KPU pertengahan Agustus lalu mengambil sikap.

Ketua DPD Partai Golkar Z.Panji Alam yang dihubungi koran ini tadi malam menyebutkan pihaknya langsung menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) DPD Partai Golkar Padang. "Semua kemungkinan masih bisa terjadi dan itu tergantung kepada hasil Rapim," tukas Panji lugas.

Kendati demikian Panji masih berharap Dikki bisa secepatnya melengkapi persyaratan yang dimintakan KPU tersebut. Menurutnya, daftar kekayaan wajib disetorkan ke KPU. “Masyarakat berhak tahu berapa harta kekayaan kandidat. Bisa saja beberapa tahun setelah menjabat ada pertambahan dan bisa juga berkurang. Itu akan ada juga laporannya,” imbuh Panji.

Menurut Panji, partai berkewajiban mempertahankan keberadaan pasangan calon yang diusungnya. Jika salah satunya bermasalah, maka calon lainnya akan maju untuk menggantikan. Hal tersebut kata Panji sesuai dengan mekanisme pengambilan keputusan melalui rapat pimpinan yang memperbolehkan kandidat berikutnya maju bila kandidat pertama mundur karena sesuatu dan lain hal.

Sementara itu, perubahan pasangan nantinya ditegaskan Panji tidak mempengaruhi dukungan gabungan partai di Koalisi Sakato yang selama ini setia mendampingi Golkar. “Kita tetap komit untuk bersama dalam Pilkada mendatang. Tentunya dengan mekanisme dan aturan yang mesti terpenuhi,” tandas Panji yang optimis 35,2% suara kader bakal menjadi modal dalam pertarungan politik 23 Oktober mendatang. (u)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

DPRD Ragukan PE 6,0 Persen

05.12.2008

PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tak Bayar, Listrik PA Terancam Diputus

04.12.2008 | Metro Padang

PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…



advert-4.jpg

indosat.gif