|
SUDIRMAN, METRO-- Demi memberi kenyamanan dan keamanan
masyarakat menjalankan ibadah pada bulan tahun ini, Satuan lalulintas
Polresta Bukiktinggi juga menurunkan personilnya untuk mengamankan
beberapa titik yang dianggap rawan lalulintasnya.
Selain penertiban, petugas juga akan menindak tegas bagi pengendara kendaraan yang melakukan sesuatu yang berbahaya di jalan. “Memang kita melihat situasi keramaian yang berada di pinggir jalan raya sangat mengkhawatirkan tentang keselamatan masyarakat. Untuk khusus selama puasa ini, kita menempatkan petugas di Masjid-masjid yang letaknya dipinggir jalan raya untuk mengatur lalulintas.
Selain itu pada sore harinya di tempat pusat berjualan pabukoan, juga tidak luput dari pantauan kita untuk menertibkan dan mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan,” terang Kapolresta Bukiktinggi melalui Kasat Lantas AKP Nasir yang ditemui POSMETRO di ruang kerjanya Minggu (7/9).
Hal itu dilakakukan kata Nasir, pada bulan puasa ini adalah masa perjuangan dan kemenangan akan diperoleh pada hari raya Idul Fitri mendatang, maka selaku pihak keamanan, jajaran Satlantas mempunyai kewajiban untuk memberi keamanan dam kenyamanan pada masyarakat dalam menjalankan ibadah.
”Secara teknis, bagi petugas yang berada di masjid tempat masyarakat Shalat Tarwih, petugas datangnya lebih awal, yaitu pas sehabis buka puasa, dan Shalatnya yang paling terakhir masuk Masjid dan pulangnya ketika masyarakat sudah mulai sepi, begitu juga di tempat berjualan pabukoan,”tandasnya.
Selain mengamankan dan memberi kenyamanan pada masyarakat yang menjalankan ibadahnya terutama shalat tarwih, pihaknya kata Nasir juga akan menindak tegas bagi pengendara yang terlihat bisa membahayakan keselamatan pengendara sendiri terutama orang lain, terutama pengendara sepeda motor.
Salah satu langkah yang dilakukannya adalah dengan tetap merazia pengendara yang tidak memakai helm songkok (standar), dan kalau tidak melengkapi dengan surat-surat kendaraan, maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk mengamankan kendaraan yang bersangkutan.
Lalulintas Lebaran
Walaupun hari raya idul Fitri tahun ini tinggal kurang lebih tiga minggu lagi, namun sebagai petugas mengatur kelancaran lalulintas pihaknya juga sudah mulai merancang strategi yang akan dilakukan untuk Kota Bukiktinggi yang memang kenyataannya tetap ramai dikunjungi setiap leburan lebaran.
Salah satunya yaitu sudah mempersiapkan beberapa tenda untuk Pos Simpatik yang akan ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan lalulintas.”Memang lebaran tinggal tiga minggu lagi, tapi jauh sebelum itu, Bukiktinggi sudah mulai ramai dikunjungi, maka tidak salah kita sudah mulai membuta ancang-ancang untuk mengatasi hal yang selalu dialami Bukiktinggi selama ini,” terang Nasir.
”Kita juga menghimbau, agar ketika meninggalkan kendaraan jangan lupa memasang kunci ganda dan jika ada petugas pasrkir yang nakal yaitu memungut retribusi parkir melebihi ketentuan yang sudah disiapkan, agar langsung melapor pada pihak berwajib,”imbunnya menghimbau.(wan)
|