Gubenur Buka Puasa Dengan Pelaku Pendidikan, PT Harus Punya Fakultas Unggulan pdf  | cetak |
Minggu, 07 September 2008
PADANG, METRO-- Perguruan Tinggi (PT) di Sumbar dituntut profesional dan penyetaraan anggaran dana dengan hasil pendidikan. Pembenahan pendidikan di Sumbar merupakan, salah satu langkah pembenahan SDM yang cerdas dalam SDA ke depan.
Peningkatan kualitas pendidikan tidak terlepas kepada institusi pendidikan yang ada,  terutama melakukan penyetaraan Perguruan Tinggi di Sumbar bisa setara dengan Perguruan Tinggi yang ada di Pulau Jawa. Demikian Dikatakan Gubenur Sumbar Gamawan Fauzi SH MM dalam sambutanya pada acara Babuko Basamo di kediamanya Jalan Sudirman Padang, Sabtu (6/9).

Katanya, langkah untuk pembenahan pendidikan di Sumbar, perlu penyederhanaan anggaran dana dengan kualitas hasil pendidikan tersebut. Sesuatu yang membahagiakan bagi masyarakat Sumbar jika jebolan perguruan tinggi di Sumbar merupakan orang yang pertama kali dilirik dalam dunia kerja nantinya.  Sudah saatnya ada salah satu peguruan tinggi unggulan yang menduduki peringkat atas di tingkat Nasional. Minimal masing-masing perguruan tinggi yang ada memiliki Fakultas unggulan.

“Masing-masing peguruan tinggi mesti punya fakultas unggulan supaya tidak berbenturan dan lebih terlihat profesionalismenya,” ujarnya. Buko basamo yang diadakan oleh Gubenur Sumbar di rumahnya tersebut, merupakan ajang rutinitas setiap tahunnya. Namun pada kesempatan Babuko kali ini, Gubenur menggundang Rektor Perguruan Tinggi se Sumbar beserta pembantunya dan perwakilan mahasiswa serta tokoh-tokoh pendidikan. Hal tersebut bertujuan untuk berdialog langsung dan merujuk kembali permasalahan kualitas pendidikan yang ada di Sumbar.

20 persen dari APBD yang dianggarkan untuk Peguruan Tinggi, dinilai belum selaras untuk perkembangan pendidikan ke depan. Terbenturnya anggaran dana merupakan minimnya APBD Sumbar setiap tahunya. “Minimnya anggaran dana  pertanda kurang terkelolanya SDA yang ada. Untuk ke depan kita butuh tangan yang terampil dalam pengelolaan SDA. Tentunya tidak terlepas dari kulitas Perguruan tinggi yang ada,” tegasnya mengakhiri. (z)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Syawir seorang Pemulung Tanpa Tempat Tinggal, Hidup Sebatang Kara

03.09.2008 | Metro Humaniora

Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…

Nonton Bola

04.12.2008 | Metro Gaya

TAK peduli larutnya malam hingga dini hari, setiap akhir pekan, beberapa pemuda lebih memilih nongkrong di depan televisi,…

peristiwa.gif

DPRD Ragukan PE 6,0 Persen

05.12.2008

PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tak Bayar, Listrik PA Terancam Diputus

04.12.2008 | Metro Padang

PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…



advert-4.jpg

indosat.gif