|
Jelang SSM II, Kepala Daerah Harus Jemput Bola |
pdf
|
| cetak |
|
|
Minggu, 07 September 2008 |
|
PADANG, METRO-- Kepala Daerah harus mampu memanfaatkan moment
Silaturahmi Saudagar Minang (SSM) II sebagai ajang menarik investor ke
daerah. Upaya jemput bola tersebut perlu dilakukan sehingga perantau
memiliki keterkaitan emosi dengan daerahnya, termotivasi membangun
daerah. Apalagi SSM II lebih menitikberatkan kepada implementasi
program SSM I sehingga peluang untuk menggaet investor lebih besar.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumbar Asnawi Bahar terkait akan digelarnya SSM II, lebaran mendatang. Menurutnya peran aktif kepala daerah di 19 Kabupaten/Kota dalam SSM I kurang merespon kehadiran perantau minang tersebut. Padahal kehadiran saudagar tersebut sangat menguntungkan bagi daerah, terutama memotivasi mereka melakukan investasi di daerah.
“ Untuk itu saat SSM II tahun ini kita sangat mengharapkan pola jemput bola dari para kepala daerah kepada masing-masing perantau. Terutama menawarkan kerjasama serta investasi kepada para saudagar SSM. Apalagi saat berlangsungnya SSM juga hadir sejumlah kepala BUMN sehingga kepala daerah dapat melobi untuk mengalihkan pelatihan bagi generasi muda yang ada di setiap BUMN ke daerah Sumbar,” ujarnya.
Selanjutnya pada SSM II, sesuai rencana menurut Asnawi lebih kepada merealisasikan sejumlah program. Dalam hal ini KADIN yang menjadi pelaksana di lapangan terutama dalam menggelar pelatihan kepada generasi muda untuk menimbulkan jiwa kewirausahaan. Di samping itu yang telah direalisasikan dari segi investasi adalah pembangunan Hotel Basko yang saat ini dalam tahap pengerjaan.
Ia menjelaskan kehadiran SSM di ranah minang memang sangat dibutuhkan menghidupkan kembali semangat kewirausahaan. Apalagi selama ini 74 persen generasi muda Minangkabau lebih memiliki cita-cita untuk menjadi pegawai negeri. Terlebih SSM juga melibatkan KADIN dalam urusan realisasi program. Sehingga KADIN dapat menginformasikan dengan jelas kepada KADIN di daerah tentang peluang apa yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sektor investasi di daerah.
“ Kita sangat mengharapkan sinergis antara perantau, pemerintah serta pengusaha lokal dalam SSM II ini. Sehingga dapat memotivasi munculnya investor di Sumbar dan mengarahkan bantuan pelatihan kewirausahaan ke Sumbar. Hal ini penting untuk memjukan perekonomian Sumbar ke depan,” harapnya. (rpg)
|
|
|
|
|
|
05.12.2008
PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…
04.12.2008 | Metro Padang
PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…
|
|