Saat ini ada 7 tamu online
Plaza Mebel Sentral Jepara (PMSJ) Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun, Diserbu Jelang Lebaran pdf  | cetak |
Minggu, 14 September 2008
PADANG, METRO-- Hari raya merupakan saat yang dinanti-nanti setiap umat islam. Mereka mempersiapkan datangnya hari kemenangan tersebut dengan nuansa penuh kemenangan pula. Mulai dengan membeli pakaian baru, sampai perabotan rumah tangga.
Tak ayal, sentral-sentral penjualan pakaian dan perabot rumah tanggapun diburu. Seperti yang terlihat pada pusat penjualan mebel terkemuka di kota Padang, Plaza Mebel Sentral Jepara (PMSJ) di Jalan Gajah Mada Gunuang Pangilun.

Jelang hari lebaran ini, permintaan terhadap mebel-mebel berkualitas yang disediakan industri mebel tersebut meningkat tajam. Bahkan dua kali lipat dari Ramadhan sebelumnya. “Peningkatan pemesanan saat ini memang sangat tajam. Bahkan mencapai 50 persen jika dibandingkan dengan ramadhan sebelumnya,” ujar pimpinan Sentral Jepara H M Ikhsan Prapansyah, Sabtu (13/9) di tokonya.

Dijelaskannya, lonjakan permintan sudah terjadi semenjak awal ramadhan. Tidak hanya masyarakat kota Padang yang datang, permintaan juga datang dari luar kota seperti Dharmasraya, Payakumbuh, Solok dan kabupaten-Kabupaten lainnya. Bahkan sejak awal Ramadhan hingga sekarang, tidak kurang 120 unit mebel habis terjual.

Semua itu menurut pria lajang ini terjadi karena dengan harga yang terjangkau, konsumen mendapatkan mebel yang berkualiatas dan terbuat dari Kayu Jati asli serta dengan desain terbaru. Produk-produk mebel itu diproduksi di pabrik Sentral Jepara yang berlokasi di Jawa Barat oleh tenaga profesional yang dimilikinya.

Lebih jauh Ikhsan menjelaskan, harga yang ditawarkan Sentral Jepara berfariasi. Untuk kursi tamu harganya berkisar Rp3 juta-Rp35 juta, lemari pajang Rp6 juta-25 juta, kursi makan Rp 7 juta- 15 juta dan kamar set berkisar Rp10 juta hinggga Rp45 juta. Namun menjelangnya lebaran ini,dikatakannya masysarakat lebih cenderung membeli kursi tamu dengan harga Rp3 juta-Rp7 juta dengan desain klasik. Harga tersebut dikatakan Ikhsan tidak mengalami kenaikan.

Untuk memanjakan pelanggan, Sentral Jepara memberikan pelayanan antar gratis ke tempat konsumen. “Konsumen cukup datang ke sentral jepara, kita akan antarkan kemanapun meraka minta,” katanya. Design yang ditawarkan kali ini disesuaikan dengan selera konsumen. Selama ini banyak konsumen yang menginginkan gaya dan sentuhan minimalis. Sentuhan minimalis ini diminati karena masyarakat yang ingin suasana lebih nyaman, tenang di rumah atau dikantor tempat mereka bekerja.

Namun, kata Ihsan, sekarang sudah banyak konsumen terutama bagi calon pengantin yang ingin kamar dengan sentuhan bunga yang memberikan kesegaran. "Sebagai salah satu penyedia mebel dan furniture terbesar di kota Padang, kita mencoba melihat dan memperhatikan trend, mode dan minat masyarakat banyak. Motif minimalis tetap diminati, namun motif terbaru yaitu bunga tulup juga sangat diminati," kata Ihsan lagi.

Mengenai harga, menurut Ihsan, kamar set "tulip" dan produk PMSJ lainnya bisa disesuaikan dengan kantong konsumen. "Yah mengenai harga itu masalah belakangan. Yang penting konsumen suka, puas. Soal harga bisa diatur," tambahnya seraya menyebutkan, motto perusahaan yaitu Kualiatas Wahid dan Harga Lebih Terjangkau, PMSJ mencoba menawarkan produk dengan item-item yang menarik.

Menurutnya,dalam melakukan pembelian, konsumen dapat melakukannya dengan cash dan kredit.Konsumen dapat mendatangi langsung Sentral Jepara, jalan Gajah Mada No.104 Gunung Pangilun Padang. 35 karyawan Sentral Jepara siap mengatarkan pesanan konsumen tersebut ke tempatnya. Sentral Jepara juga menyediakan layanan konsumen ke no 0751-7056005 dan 0751-443978. Untuk cabang Bukit Tinggi, konsumen dapat mendatangi Sentral Jepara di Jalan Raya Padang Bukittinggi KM 3 No 1.(Sri Agustini)
 
Berikutnya >
peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif