Saat ini ada 1 tamu online
Kimpraswil Agar Tertibkan Material di Badan Jalan pdf  | cetak |
Selasa, 23 September 2008
PAYOKUMBUAH, METRO-- Pembangunan drainase di sejumlah ruas jalan utama dalam kota Payokumbuah, dinilai warga kota kurang pengawasan oleh SKPD terkait. Pasalnya, material buat pembangunan itu diletakkan serampangan, sehingga memenuhi separo badan jalan. Kondisi itu, jika tidak ditertibkan, dikhawatirkan warga bakal mengancam keselamatan pemakai jalan.
Wakil Walikota Payokumbuah H. Syamsul Bahri Dt. Bandaro Putiah, ketika dimintai konfirmasinya, Minggu (21/9), membenarkan, ia juga telah banyak menerima SMS, seputar pengaduan masyarakat, soal material yang berserakan di badan jalan. Untuk itu, ia telah perintahkan pihak Kimpraswil untuk menertibkan masalah tersebut, dengan rekanan pelaksana proyek tersebut.

Menurut wawako, ia sudah memeritahkan pihak Kimpraswil, untuk menertibkan semua material yang berserakan di badan jalan. Menjelang lebaran mendatang, semua rekanan yang mengerjakan proyek harus memperhatikan penyelamatan para pemakai jalan. Wajah kota tidak boleh tercemar dengan material yang berserakan di sepanjang badan jalan, tegasnya.

Ahmad Junaidi, (44)  warga Kelurahan Pakan Sinayan, kepada POSMETRO, Minggu (21/9) mengatakan, kebanggaan terhadap pemerintah kota, yang secara bertahap membangun drainase di sisi selatan ruas Jalan Sukarno-Hatta. Pembangunan drainase, diyakini bakal berdampak terhadap keindahan kota. Apalagi, nantinya permukaan drainase bakal ditutup, sehingga akan berfungsi sebagai trotoar buat pejalan kaki.

Hanya saja, ucap Junaidi, rekanan pelaksana kegiatan ini, tidak mengindahkan keselamatan para pemakai jalan. Material seperti batu dan pasir, ditarok tanpa memperhitungkan ancaman kendaraan yang lalu lalang di ruas jalan tersebut. Sarannya, kalaupun akan menarok material, janganlah sampai memenuhi  badan jalan. Seyogianya, diletakkan di bahu jalan, di samping memakai rambu di seputar lokasi proyek. “Jangan sampai terjadi dulu kecelakaan, apalagi merenggut nyawa orang, baru ditertibkan,” tegas Junaidi. (nur)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

DPRD Ragukan PE 6,0 Persen

05.12.2008

PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tak Bayar, Listrik PA Terancam Diputus

04.12.2008 | Metro Padang

PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…



advert-4.jpg

indosat.gif