|
LIMOPULUAH KOTO, METRO-- Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Limopuluah Koto, kembali menyalurkan bantuan zakat yang dikumpulkan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah daerah setempat kepada keluarga kurang mampu dan kaum duhafa pada, kemarin di Aula Kantor Bupati di Sarilamak.
Penyaluran bantuan zakat itu diserahkan langsung oleh Bupati Limopuluah
Koto Drs. H.Amri Darwis.SA yang juga turut menyerah para Muspida kepada
yang berhak menerimanya. Ketua BAZ Kabupaten Limopuluah Koto H. Jayusman, S. Pd, kepada
POSMETRO, Selasa (23/9) di kantor bupati, mengatakan sampai keadaan
bulan Agustus 2008 susah terkumpul zakat dari Pegawai Negeri Sipil
(PNS) sebanyak Rp.391.626.873,-
Bantuan zakat tersebut telah disalurkan untuk Komsumtif sebanyak
Rp.110.750.000 kepada 386 0rang, Produktif sebesar Rp.131.000.000 untuk
118 orang, Beasiswa sebesar Rp.37.500.000 kepada 166 orang siswa/I dan
lain-lain seperti Pesantren,bantuan berobat, terkena gempa, mesjid, dan
batuan kebakaran sebesar Rp. 39.200.000, berarti sampai juli 2008 sudah
772 orang penerima BAZ dengan dana yang disalurkan sebesar
Rp.318.450.000, ujar Jayusman.
Masih belum seluruhnya dana terkumpul oleh BAZ , dari masing-masing
SKPD, kerena masih ada SKPD yang belum menyetorkan dana tersebut
kerekening BAZ Kabupaten Limopuluah Koti, pada hal semenjak awal sudah
ada komitmen untuk mengumpulkan zakat dari PNS dilingkungan Pemerintah
Kabupaten Limopuluah Koto.
Bupati Limopuluah Koto Amri Darwis, mengharapkan kepada Kepala SKPD
yang belum menyerahkan dan menyetorkan dana BAZ yang dikumpulkan dari
PNS dimasing-masing unit kerja agar sesegera mungkin disetorkan
kerekening BAZ Kabupaten Limopuluah Koto.
Jika semua PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota
membayarkan zakatnya lewat BAZ yang dipungut 1 persen itu dari
pendapatan PNS itu sendiri kita yakin pencapaian dana BAZ akan bisa
terujud lebih kurang Rp1 Milyar.
Pemanfaatan dana BAZ yang disalurkan pada keluarga kurang mampu, selain
untuk kebutuhan konsumtif juga banyak dimanfaatkan untuk modal usaha
kecil-kecilan, sehingga kita akan dapat untuk mengurangi angka
kemiskina, kata bupati. (nur)
|