|
PAYOKUMBUAH, METRO-- Sepanjang lebih kurang 13 Km jalan lingkar Utata dari kelurahan Pakan Sanayan, kecamatan Payokumbuah Barat menuju kelurahan Tanjung Anau, kecamatan Payokumbuah Utara, yang merupakan jalan Propinsi sejak pertengah tahun 2008 ini telah berobah status menjadi jalan Nasional.
Hal tersebut merupakan suatu kehormatan bagi warga kota Payokumbuah,
dan warga Sumbar pada umumnya, karena sebentar lagi puluhan ribu
kendaraan roda empat bakal memadati kota Payokumbuah. Untuk itu, kita
harapkan kepada pihak pusat dan Propinsi seyogianya memperbaiki jalan
lingkar Utara yang sudah banyak berlobang itu diperbaiki.
Demikian dikatakan walikota Payokumbuah, H. Josrizal Zain kepada
POSMETRO, Sabtu (19/9) di rumah dinas wakil walikota, ketika “babuko
basomo” dengan insan pers. Dalam peningkatan jalan lingkar Utara, kita
berharap agar lebar jalan diperluas sekitar 22 meter, dalam pelebarn
jalan tersebut kita harapkan partisipasi masyarakat untuk mendukung
pembangunannya.
Kita sangat yakin, peran serta masyarakat dalam perubahan status jalan
tersebut mendapat dukungan penuh, karena kota Payokumbuah bakal menjadi
luas, apalagi dengan telah berdirinya Plaza dan hotel berbintag.
Kehadiran Plaza dan hotel berbintang jelas dapat mengurangi angka
pengangguran di kota yang kita cintai ini.
Harapan kita kepada pihak pusat dan propinsi, jalan kelok 9 kabupaten
Limopuluah Koto yang sedang dibangun saat ini, rampung pada tahun 2009,
hendaknya begitu pula jalan lingkar Utara juga rampung diperbaiki pada
tahun yang sama, sehingga transportasi Sumbar-Riau yang melewati kota
Payokumbuah berjalan dengan mulus.
Sejak mobil tronton atau mobil yang kekapasitas roda 6 kita arahkan
menuju jalan lingkar Utara pada tahun 2008 ini, memang jalan banyak
yang rusak bahkan sudah ada dibeberapa titik banyak yang rusak parah.
Itu hal biasa, cuma saja setiap pengemudi kita himbau agar lebih
berhati-hati, jangan sampai terjebak dengan lobang.
Sebelum jalan yang berlobang tersebut lebih “mangango” (mangap) dan
sebelum adanya korban yang berjatuhan, kita harapkan kepada pihak
Propinsi untuk dapat kiranya mempecing jalan yang sudah berlobang itu,
apalagi saat ini, diperkirakan kota Payokumbuah akan padat lalu lintas,
mengingat banyaknya perantau yang pulang kampung.
Dihadapan ketua LKAAM kota Payokumbuah, Indra Zahur Dt. Rajo Simarajo
beserta pengurus dan ketua-ketua KAN 8 Nagari bersama pengurusnya,
Walikota menyebutkan, perubahan status jalan lingkar utara menjadi
jalan nasional adalah atas kesepakatan Gubernur Sumbar H. Gamawan
Fauzi, maka besar harapan kita tahun depan, peningkatan jalan nasional
itu di prioritaskan, harap walikota. (nur)
|