Jalan Provinsi Berubah Status ke Jalan Nasional pdf  | cetak |
Rabu, 24 September 2008
PAYOKUMBUAH, METRO-- Sepanjang lebih kurang 13 Km jalan lingkar Utata dari kelurahan Pakan Sanayan, kecamatan Payokumbuah Barat menuju kelurahan Tanjung Anau, kecamatan Payokumbuah Utara, yang merupakan jalan Propinsi sejak pertengah tahun 2008 ini telah berobah status menjadi jalan Nasional.
Hal tersebut merupakan suatu kehormatan bagi warga kota Payokumbuah, dan warga Sumbar pada umumnya, karena sebentar lagi puluhan ribu kendaraan roda empat bakal memadati kota Payokumbuah. Untuk itu, kita harapkan kepada pihak pusat dan Propinsi seyogianya memperbaiki jalan lingkar Utara yang sudah banyak berlobang itu diperbaiki.

Demikian dikatakan walikota Payokumbuah, H. Josrizal Zain kepada POSMETRO, Sabtu (19/9) di rumah dinas wakil walikota, ketika “babuko basomo” dengan insan pers. Dalam peningkatan jalan lingkar Utara, kita berharap agar lebar jalan diperluas sekitar 22 meter, dalam pelebarn jalan tersebut kita harapkan partisipasi masyarakat untuk mendukung pembangunannya.

Kita sangat yakin, peran serta masyarakat dalam perubahan status jalan tersebut mendapat dukungan penuh, karena kota Payokumbuah bakal menjadi luas, apalagi dengan telah berdirinya Plaza dan hotel berbintag. Kehadiran Plaza dan hotel berbintang jelas dapat mengurangi angka pengangguran di kota yang kita cintai ini.

Harapan kita kepada pihak pusat dan propinsi, jalan kelok 9 kabupaten Limopuluah Koto yang sedang dibangun saat ini, rampung pada tahun 2009, hendaknya begitu pula jalan lingkar Utara juga rampung diperbaiki pada tahun yang sama, sehingga transportasi Sumbar-Riau yang melewati kota Payokumbuah berjalan dengan mulus.

Sejak mobil tronton atau mobil yang kekapasitas roda 6 kita arahkan menuju jalan lingkar Utara pada tahun 2008 ini, memang jalan banyak yang rusak bahkan sudah ada dibeberapa titik banyak yang rusak parah. Itu hal biasa, cuma saja setiap pengemudi kita himbau agar lebih berhati-hati, jangan sampai terjebak dengan lobang.

Sebelum jalan yang berlobang tersebut lebih “mangango” (mangap) dan sebelum adanya korban yang berjatuhan, kita harapkan kepada pihak Propinsi untuk dapat kiranya mempecing jalan yang sudah berlobang itu, apalagi saat ini, diperkirakan kota Payokumbuah akan padat lalu lintas, mengingat banyaknya perantau yang pulang kampung.

Dihadapan ketua LKAAM kota Payokumbuah, Indra Zahur Dt. Rajo Simarajo beserta pengurus dan ketua-ketua KAN 8 Nagari bersama pengurusnya, Walikota menyebutkan, perubahan status jalan lingkar utara menjadi jalan nasional adalah atas kesepakatan Gubernur Sumbar H. Gamawan Fauzi, maka besar harapan kita tahun depan, peningkatan jalan nasional itu di prioritaskan, harap walikota. (nur)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

DPRD Ragukan PE 6,0 Persen

05.12.2008

PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tak Bayar, Listrik PA Terancam Diputus

04.12.2008 | Metro Padang

PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…



advert-4.jpg

indosat.gif