|
Revitalisasi Nagari Adat, Kembalikan Tupoksi Perangkat Adat |
pdf
|
| cetak |
|
|
Rabu, 24 September 2008 |
|
LIMOPULUAH KOTO, METRO-- Sekretaris daerah kabupaten Limopuluah Koto Ir Zadry Hamzah MS mengatakan, kegiatan revitalisasi nagari adat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat adat dengan tujuan kembalinya tugas pokok dan fungsi serta kewenangan perangkat adat di setiap nagari.
Hal tersebut dikatakan Zadry kepada POSMETRO, Selasa (23/9) di ruang
kerjanya. Kata Zadry, revitalisasi nagari adat yang akan mengatur dan
mengurus kepentingan masyarakatnya dalam mengelola seluruh sumber daya
kaum, kampuang, suku di setiap nagari berdasarkan filosofi adat
Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Maka untuk ini Pemerintah Kabupaten Limopuluah Koto telah mengambil
langkah-langkah nyata, bahkan memberikan perhatian dan perbuatan, untuk
memotivasi dan memfasilitasi sebagai konstribusi terhadap tugas-tugas
pemberdayaan dengan prinsip otonomi yang dinamis dan bertanggung jawab
dalam sistim dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Berdasarkan hal ini, dilakukanlah pemberdayaan nagari adat untuk
kembali ketatanan kehidupan menurut susunan asli Nagari Adat beserta
perangkatnya, sebagai mana sudah ada dalam bari balabeh adat yang
menggambarkan bentuk/susunan di masing-masing nagari.
Untuk ini Pemerintah Kabupaten Limopuluah Koto telah membentuk Tim
Konsultasi nagari adat yang independent yang akan memandu kita semua
dalam setiap tahapan kegiatan Revitalisasi Nagari Adat. Kemudian Pemerintah Kabupaten Limopuluah Koto sendiri akan
memfasilitasi, yang akan terus memberikan support dan akan menjadi
penghubung dengan berbagai komponen yang ada.
Dengan adanya kegiatan ini kita mengharapkan kembalinya kegairahan dan
semangat masyarakat nagari, untuk bersama-sama mendukung, membaur,
menjunjung tinggi nilai-nilai luhur adat budaya kristalisasi dalam
derap langkah reformasi demi mencapai cita-cita bangsa yaitu masyarakat
adil dan makmur yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT dan berilmu
pengetahuan teknologi sesuai dengan perkembangan zaman.
“Untuk kegiatan tahap awal maka kami telah menunjuk 13 nagari untuk
percontohan Nagari Adat, masing-masing satu nagari untuk setiap
Kecamatan yang ada di Kabupaten Limopluah Koto, dan ini sudah
dicanangkan secara serentak pada 16 juli yang lalu di 13 Kecamatan,
“jelas Zadry. (nur)
|
|
|
|
|
|
05.12.2008
PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…
04.12.2008 | Metro Padang
PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…
|
|