|
PAYOKUMBUAH, METRO-- Imbauan Gubernur Sumatera Barat, agar tidak
malakukan pawai takbiran di jalan raya, juga diberlakukan di Kota
Payokumbuah. Walikota bersama Muspida dan PHBI (Panitia Hari Besar
Islam) Payokumbuah, sepakat, pelaksanaan takbiran menyambut datangnya
Hari Raya Idul Fitri 1429 H, dilaksanakan disetiap masjid dan mushalla
di 73 kelurahan di Kota Payokumbuah.
Takbiran dengan pawai kendaraan yang biasanya dilakukan pada malam hari, jelang lebaran, seperti disampaikan Walikota Payokumbuah H. Josrizal Zain, Kamis (25/9), dinilai kurang baik.
Selain menimbulkan kemacetan di jalan raya, juga memancing gaduh, antar-sesama peserta takbir, karena ketika berpapasan di jalan raya, ada di antara peserta yang saling ejek. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diingini itu, akhirnya Gubernur Sumbar mengeluarkan edaran, dan mengajak seluruh umat Islam di Sumatera Barat, untuk meramaikan masjid dan mushalla di setiap kelurahan dan desa, untuk melaksanakan takbiran.
Walikota Josrizal mengajak seluruh kepala kelurahan dan camat di Payokumbuah, untuk mendorong pengurus masjid dan mushalla, untuk mengajak warga melaksanakan takbiran. Sehingga, pada malam menyambut lebaran itu, gema takbiran, mengumandangkan asma Allah SWT, benar-benar bergema di seluruh penjuru kota, katanya.
Sementara itu, gema takbiran untuk tingkat kota Payokumbuah, dipusatkan di Medan nan Bapaneh Taman Wisata Ngalau Indah. Di sana, Walikota Josrizal dan Wawako Syamsul Bahri, Ketua DPRD Jendrial dan anggota Muspida serta pimpinan SKPD, akan memukul bedug bersama-sama, dalam satu paket acara Malam Seribu Takbir, dengan menampilkan seni tari dan puisi. (nur)
|