|
PAYOKUMBUAH, METRO-- Kendati jajaran Polresta Payokumbuah,
berhasil “mencakau” 7 orang pelaku judi togel diwilayah hukumnya berapa
hari yang lalu, namun perjudian toto gelap itu masih tetap saja
menjamur bahkan sudah merambah masuk daerah terpencil.
Nampaknya, judi bon putih tersebut tidak akan habis-habisnya di kota Galamai ini, semakin tinggi upaya pihak kepolisian menangkap pelakunya, semakin banyak pula agen dan sub agen togel beredar pada hari H saat berputarnya nomor buntut itu.
Demikian dikatakan Setia Budi, SH MH salah seorang pengacara daerah ini kepada POSMETRO, Jum’at (26/9) di kantornya. Kata Budi, disuatu sisi kita acungkan jempol kepada pihak Polresta Payokumbuah, karena telah berhasil menangkap 7 orang pelaku judi togel, namun disisi lain, masih ada pelaku judi togel yang main kucing-kucingan, dengan aparat, sehingga gagal menangkap Bandar lainnya.
“Memang untuk menangkap pelaku judi togel ini, tidak bisa diserahkan kepada aparat semata, masyarakat juga harus dapat membantunya, kemudian, supaya togel lenyap dari permukaan ini, hentikan membeli togel, lama kelamaan togel akan habis dengan sendirinya,”tegas Budi.
Dandim 0306 Limopuluah Koto, Letkol Inf Arka Melvi Karmani, SIP pada saat tim safari ramadhan ke beberapa masjid di Payokumbuah kemarin, mengatakan, pihaknya akan bertegas-tegas, jika ada aparat TNI yang terlibat akan disikapinya dengan baik.
Makanya kita minta kepada masyarakat untuk dapat memberikan informasinya yang jelas. Untuk memberikan informasi itu, jangan setengah-setengah, harus lengkap dengan nama yang jelas, kapan perlu juga harus dicatat pangkat dan alamatnya. “Saya bersama jajaran komit untuk membrantas togel tersebut, “tegasnya. (nur)
|