|
M YAMIN, METRO-- Pemko Padang menjamin persedian sembilan
bahan pokok (Sembako) dan kebutuhan lainnya menjelang Hari Raya Idul
Fitri 1428 masih dalam keadaan aman. Persediaan dan harga Sembako
seperti beras, susu, tepung terigu, minyak goreng, gula, daging, telur,
hingga lebaran cukup.
Dan jika ada kenaikan harga Sembako mulai H-7 hingga H+7 mencapai 10 persen, hal itu masih dianggap normal. “Ketersedian Sembako dan kebutuhan lainnya masih aman. Begitu juga dengan harga di pasaran. Kita berharap harga tetap stabil hingga usai lebaran,” kata Asisten Tata Praja Pemko Padang H Syaril Basyir SH kepada POSMETRO kemarin.
Meskipun, harga masih stabil namun Pemko Padang tetap meminta seluruh instansi terkait seperti, Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (DP3E), Dinas Peternakan dan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk tetap melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kemungkinan pergerakan harga Sembako. Hal itu sebagai antisipasi jika pasca lebaran harga barang melonjak di pasaran. “Seperti tahun lalu, pasca lebaran harga melonjak naik. Tapi, itu bisa dimaklumi karena kita baru terkena musibah gempa. Namun, sekarang kita ingin harga tetap stabil hingga usai lebaran nanti,” jelasnya.
Sementara itu di tempat terpisah, Kepala DP3E Heryanto Rustam memperkirakan ada sejumlah barang yang diperkirakan akan melonjak harganya. Diantaranya adalah telur, daging, gula pasir dan tepung terigu. Kebutuhan tersebut merupakan komoditi yang paling dicari masyarakat menjelang lebaran. “Jika komoditi tersebut naik sekitar 10-15 persen, itu masih wajar. Karena, permintaan masyarakat cukup tinggi.
Itu hukum pasar. Tapi jika sudah melebihi 15 persen maka kita akan menggelar operasi pasar (OP),” kata Heryanto. Harga kebutuhan pokok hingga H-4 di Pasar Raya Padang belum tidak kenaikan. Beberapa pedagang mengaku tidak menaikkan harga karena masih menggunakan stok atau persediaan lama. Dari tinjauan di lapangan harga masih stabil. Dimana, gula pasir Rp 6.500/kg, minyak goreng Rp 8.500, tepung terigu Rp 7.500. (ren)
|