|
PADANG, METRO--Mudik lebaran adalah kegiatan rutin tahunan yang
selalu dilakukan oleh masyarakat Muslim. Tak hanya bagi mereka yang
bermukim di kota metropilitan seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung
dan Makassa saja. Tapi juga dilakoni masyarakat yang tinggal di
sejumlah kota di Sumatera Barat.
Walaupun jumlah pemudik belum mencapai angka ratusan ribu, namun fenomena mudik ini tetap saja menarik untuk disimak. Salah satu usaha yang selalu diserbu masyarakat menjelang mudik lebaran adalah bengkel. Ini dimungkinkan karena masyarakat tak ingin mudik mereka terganggu karena kerusakan kendaraan yang mereka kendaraai. Baik kendaraan bermotor roda empat ataupun mobil. Khusus di Kota Padang, bengkel sepeda motor menjadi unit usaha yang laris manis.
Bahkan untuk melayani konsumen mereka, pemilik bengkel terpaksa buka hingga tengah malam.“Saat menjelang lebaran, jumlah konsumen yang melakukan servis sepeda motornya meningkat drastis. Kalau dipersentasekan, kenaikannya bisa mencapai 150 persen atau lebih. Fenomena ini memang selalu terjadi setiap tahunnya.
Karena itu, kami pun berupaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal diantaranya buka hingga tengah malam,” ucap pemilik Bengke Bung Motor Tanjung Karya Kurao Yoserizal kepada POSMETRO, kemarin. Menurut Yose yang akrab disapa Bung ini, konsumen yang ingin menservis sepeda motornya tak hanya pelanggan tetapnya saja. Tetapi juga konsumen baru yang tak dikenalnya sama sekali.
Meskipun jumlah konsumen meningkat drastis dan ia terpaksa membuka bengkelnya hingga tengah malam, namun Yoserizal tak memberlakukan tarif baru bagi konsumennya tersebut. “Harga tetap biasa, tak ada kenaikan sama sekali. Saya berharap, dengan melayani konsumen secara baik tentu akan berimbas pada Bengkel Bung Motor Tanjung Karya juga,” urainya beralasan.
Ketika ditanya pelayanan yang selalu diminta konsumennya, Yoserizal menyebutkan pelayanan yang biasa saja. Namun demikian, permintaan untuk memperbaiki rem, kopling dan juga ganti oli lebih dominan. “Secara umum yang diminta konsumen cukup beragam, namun yang terbanyak adalah untuk membenahi rem kendaraan, kopling serta ganti oli. Untuk pergantian ban, jumlahnya tidaklah banyak,” tandasnya mengakhiri.(ted)
|