Saat ini ada 3 tamu online
Persiapaan Mudik Lebaran, Bengkel Motor Buka Hingga Malam pdf  | cetak |
Minggu, 28 September 2008
PADANG, METRO--Mudik lebaran adalah kegiatan rutin tahunan yang selalu dilakukan oleh masyarakat Muslim. Tak hanya bagi mereka yang bermukim di kota metropilitan seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan Makassa saja. Tapi juga dilakoni masyarakat yang tinggal di sejumlah kota di Sumatera Barat.
Walaupun jumlah pemudik belum mencapai angka ratusan ribu, namun fenomena mudik ini tetap saja menarik untuk disimak. Salah satu usaha yang selalu diserbu masyarakat menjelang mudik lebaran adalah bengkel. Ini dimungkinkan karena masyarakat tak ingin mudik mereka terganggu karena kerusakan kendaraan yang mereka kendaraai. Baik kendaraan bermotor roda empat ataupun mobil. Khusus di Kota Padang, bengkel sepeda motor menjadi unit usaha yang laris manis.

Bahkan untuk melayani konsumen mereka, pemilik bengkel terpaksa buka hingga tengah malam.“Saat menjelang lebaran, jumlah konsumen yang melakukan servis sepeda motornya meningkat drastis. Kalau dipersentasekan, kenaikannya bisa mencapai 150 persen atau lebih. Fenomena ini memang selalu terjadi setiap tahunnya.

Karena itu, kami pun berupaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal diantaranya buka hingga tengah malam,” ucap pemilik Bengke Bung Motor Tanjung Karya Kurao Yoserizal kepada POSMETRO, kemarin. Menurut Yose yang akrab disapa Bung ini, konsumen yang ingin menservis sepeda motornya tak hanya pelanggan tetapnya saja. Tetapi juga konsumen baru yang tak dikenalnya sama sekali.

Meskipun jumlah konsumen meningkat drastis dan ia terpaksa membuka bengkelnya hingga tengah malam, namun Yoserizal tak memberlakukan tarif baru bagi konsumennya tersebut. “Harga tetap biasa, tak ada kenaikan sama sekali. Saya berharap, dengan melayani konsumen secara baik tentu akan berimbas pada Bengkel Bung Motor Tanjung Karya juga,” urainya beralasan.

Ketika ditanya pelayanan yang selalu diminta konsumennya, Yoserizal menyebutkan pelayanan yang biasa saja. Namun demikian, permintaan untuk memperbaiki rem, kopling dan juga ganti oli lebih dominan. “Secara umum yang diminta konsumen cukup beragam, namun yang terbanyak adalah untuk membenahi rem kendaraan, kopling serta ganti oli. Untuk pergantian ban, jumlahnya tidaklah banyak,” tandasnya mengakhiri.(ted)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Syawir seorang Pemulung Tanpa Tempat Tinggal, Hidup Sebatang Kara

03.09.2008 | Metro Humaniora

Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…

Nonton Bola

04.12.2008 | Metro Gaya

TAK peduli larutnya malam hingga dini hari, setiap akhir pekan, beberapa pemuda lebih memilih nongkrong di depan televisi,…

peristiwa.gif

DPRD Ragukan PE 6,0 Persen

05.12.2008

PADANG, METRO--Ketua Komisi C DPRD Padang Ir Priyanto MM meragukan target pertumbuhan ekonomi (PE) Kota Padang Tahun 2008…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Tak Bayar, Listrik PA Terancam Diputus

04.12.2008 | Metro Padang

PADANG, METRO--Kemelut antara PT Inti Griya Prima Sakti (PT IGPS), selaku operator Plasa Andalas (PA) dengan PT PLN…



advert-4.jpg

indosat.gif