|
Ardyansah, Politik dan Musik |
pdf
|
| cetak |
|
|
Selasa, 07 Oktober 2008 |
|
Music never die. Mungkin itu prinsip yang dipegang tegung Ardyansah DS.
Politisi PDI-P yang kini menjadi anggota DPRD Sumbar itu, masih tetap
mengisi hari-harinya mendengarkan musik, terutama musik Jadul (jaman
dulu) era 70 dan 80-an.
Menggemari musik sejak duduk di bangku SMA pada tahun 1989 di Rejang Lebong Bengkulu, saat ini koleksi kaset pemilik blog http://adimarhaen.multiply.com itu sudah ratusan buah. Sesuai eranya, pria yang punya nick name dunia maya Adi Marhaen itu awalnya penggemar musik cadas.
Serupa Judast Priest, Kansas, Deff Leppard, Black Sabbath, Metallica dan Red Hot Chili Peppers. Tak ketinggalan dia pun menyukai lagu milik Eric Clapton. Untuk grup pengusung musik hingar bingar kegemarannya itu, Adi mengaku koleksi albumnya cukup lengkap. Bentuknya masih berupa kaset biasa, belum berupa kepingan CD. “Di sinilah ribetnya memelihara kaset.
Yang paling mengganggu adalah ketika pita kaset diserang jamur. Ini benar-benar mengurangi kenyamanan mendengar lagu. Namun saya punya tips untuk mengatasinya, yaitu rajin-rajin memutar kaset-kaset lama itu,” sebutnya. Karena lagu kegemarannya itu masuk kategori “memekakkan telinga”, Adi mengaku terpaksa mendengarnya dengan batuan earphone. Pasalnya istrinya bukanlah pencinta musik seperti itu.
Tak melulu mengoleksi lagu rock, Adi mengaku juga mengumpulkan lagu tempo doeloe dari genre musik jenis apapun. Tentunya yang berbau era 80-an. Untuk lagu artis nasional, Adi mengaku mengoleksi album milik Nicky Astria, Nike Ardilla, Dedy Dorres, Chrisye. “Saya memang penggemar musik era 80-an. Tak hanya musik, ikon-ikon era itu juga saya kumpulkan,” akunya. (max)
|
|
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|