|
Setelah Sempat Kejar-kejaran, Pelaku Curanmor Dibekuk |
pdf
|
| cetak |
|
|
Selasa, 07 Oktober 2008 |
|
TIKU, METRO-- Kasus Curanmor mewarnai suasana lebaran 1429 H di
wilayah hukum Polres Agam, namun berkat kesigapan anggota Polres Agam
dan Polsek Tanjuang Mutiara dan masyarakat tersangka berhasil dibekuk,
Sabtu (4/10) sekitar pukul 17.00 WIB.
Namun, tersangka berhasil ditangkap setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran bagaikan adegan film “Chips” yang pernah ditayangkan di televisi beberapa tahun lalu. Kasus curanmor ini terjadi di Gasan Ketek Kenagarioan Tiku Selatan , Tiku, Kecamatan Tanjuang Mutiara – Agam.
Pada sore itu Putra Hendra W mengendarai sepeda motor Supra Fit X Nopol BA 6275 BP berwarna hitam. Korban yang mengendarai sepeda motornya tersebut dihentikan oleh tersangka “AY” (22) warga Silapiang –Ranah Batahan – Pasaman Barat yang mengaku berkerja di sebuah pabrik tahu di Lubuakbasuang, saat dihentikan tadi tersangka mengatakan kepada korban kalau ia dikejar massa dan baru saja habis berkelahi.
Dengan cepat tersangka mengambil sepeda motor dan membawa kabur arah ke Pariaman, korban tidak percaya dan melaporkan hal ini kepada masyarakat setempat kalau sepeda motornya dibawa kabur oleh tersangka. Masyarakat segera melakukan pengejaran bersama dengan pihak kepolisian yang sudah diberitahu, bagaikan adengan dalam film seri “Chips” yang pernah ditayangkan di televisi aksi kejar-kejaran tersebut.
Sampai di Kalampayan Nagari Sungai Paku – Kecamatan Sungai Limau-Pariaman, tersangka yang mengemudikan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi terjatuh dan menabrak pohon kayu. Sehingga tersangka mengeluarkan darah segar ditelinga dan luka-luka pada beberapa bagian tubuhnya dan tidak sadarkan diri, dan dilarikan ke RSUD Padang pariaman.
Setelah mendapatkan pertolongan di RSUD Lubuakbasuang, untuk lebih memudahkan pengontrolan akhirnya tersangka dibawa ke RSUD Lubuakbasuang dan diberitahukan kepada pihak keluarganya. Hingga kini tersangka masih dalam perawatan di RSUD Lubuakbasuang dan dan mendapat pengawasan ketat dari pihak kepolisian Polsek Tanjuang Mutiara dan Polres Agam.
Kapolres Agam AKBP Dra.Hj.Maulida Gustina membenarkan kejadian ini dan kasus tersebut ditangani oleh Polsek Tanjuang Mutiara. Sementara itu Kasat reskrim Polres Agam AKP Masri SH dan Kapolsek Tanjuang Mutiara AKP Dasman mengatakan kasus ini diproses menurut hukum yang berlaku dan tersangka akan terus diawasi dengan ketat, jika saja kondisi tersangka telah membaik maka akan dibawa ke Polsek.
Maka untuk itu Dasman meminta kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan dan jangan mudah percaya begitu saja, termasuk jika dihentikan oleh seseorang yang tidak dikenal untuk selalu waspada. “Dalam kondisi perekonomian sekarang ini kiranya warga hati-hati dan segera melapor jika ada kejadian dengan segera ke pihak kepolisian,” ujar Dasman. (den)
|
|
|
03.09.2008 | Metro Humaniora
Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…
|
|
20.11.2008 | Metro Gaya
MENDEKATI Hari Raya Kurban kali ini, Toko Selamat yang merupakan spesialis penyedia bumbu-bumbu mengeluarkan paket terbaru mereka. Paket…
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|