|
Pasca Meninggalnya Arbi Sanit Azri, Sejumlah Saksi akan Dipanggil |
pdf
|
| cetak |
|
|
Selasa, 07 Oktober 2008 |
TERBARING—Jenazah korban dugaan mal praktik Arbi Sanit Azri (9), murid SD Negeri Sasak Kampuang Dalam Padangpariaman terbaring RS M Djamil Padang disaksikan orangtuanya.
PADANG, METRO-- Penyidik Poltabes Padang segera akan memanggil dokter dan saksi terkait dugaan mal praktik yang dialami oleh Arbi Sanit Azri (9), murid SD Negeri Sasak yang meninggal usai operasi, Minggu (5/10) sekitar pukul 06.30 WIB. Dipanggilnya dokter terlapor tersebut setelah meminta keterangan orangtua korban Azrizal (50), usai penyelenggaraan jenazah anaknya.
“Penyidik akan memanggil terlapor yakni dokter dan saksi yang bertugas malam kejadian, sekitar 2 hingga 3 hari lagi. Mereka dipanggil demi hukum,” jelas Kapoltabes Padang melalui Kasatreskrim Kompol Hendri Budiman SH SIK, menindaklanjuti kasus dugaan mal praktik di rumah sakit Dr M Djamil Padang.
Disebutkan Hendri, untuk menindaklanjti kasus yang sangat serius ini, sebab menyangkut nyawa seseorang. Namun demikian dari hasil sementara yang diperoleh tim indentifikasi Poltabes Padang, sebelum korban dioperasi pihak keluarga sudah menandatangani surat tanda setuju. Artinya, pihak keluarga menyetujui korban menjalani operasi demi kesembuhan almarhum. “Yang jelas kasus ini tetap ditindaklanjuti,” tandas Hendri.
Seperti yang dilansir harian ini, diduga mal praktik, Arbi Sanit Azri (9) murid SD Negeri Sasak Padang Manih, Kampung Dalam Pariaman, Minggu (5/9) sekitar pukul 06.30 WIB harus menemui ajalnya di ruang operasi Rumah Sakit Dr M Djmail Padang. Anak bungsu dari 4 bersaudara pasangan Azrizal (50) dan Alidawati (45), Warga Kampung Dalam Pariaman Kecamatan 5 Koto ini sebelumnya menjalani operasi usus buntu. Tapi anehnya usai operasi, oknum dokter yang bertugas mengaku bahwa di perut korban banyak cairan.
Beranjak dari inilah korban meregang nyawanya. Sebelum masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Dr M Djamil Padang, korban langsung saja dibawa ke ruang operasi. Karena kematian si bungsu penuh misteri tanpa ada keterangan yang rinci dari tim medis. Minggu (5/9) sekitar pukul 10.00 WIB, Azrizal ayah korban melapor ke Poltabes Padang. Laporan ditindaklanjuti Ka.SPK Shief A Ipda Hendri, R. Hingga kini kasus dugaan mal praktik ini masih dalam penyelidikan. (ped)
|
|
|
03.09.2008 | Metro Humaniora
Usaha pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesajahteraan masyarakat telah tertata rapi. Namun secara kontek perlu penelusuran,…
|
|
20.11.2008 | Metro Gaya
MENDEKATI Hari Raya Kurban kali ini, Toko Selamat yang merupakan spesialis penyedia bumbu-bumbu mengeluarkan paket terbaru mereka. Paket…
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|