|
KEMAJUAN zaman tak hanya terlihat dari maraknya tekhnologi, namun juga
diikuti oleh serbuan makanan atau kudapan baru. Kondisi ini, tentu
memanjakan masyarakat selaku konsumennya. Namun di tengah gencarnya
makanan baru masuk ke Ranahminang, kudapan khas Ranah Bundo tetap saja
dicari orang.
Ini tidaklah aneh. karena kudapan atau makanan khas Ranahminang selalu lebih menempel dengan lidah dan selera warga masyarakat. Sehingga masyarakat akan selalu merasa tak lengkap jika belum mencicipinya.
Diantara makanan khas Ranahminang tersebut adalah Lotek Padang. Walau terkesan kuno, namun sebenarnya makanan yang hampir sama dengan pecel di daerah lain ini, tetap saja dicari masyarakat terutama kaum perantauan. Beruntung POSMETRO bisa menemui langsung penjual Lotek Asli Padang di daerah Nanggalo Padang tepatnya di Jalan Wirasakti IV No 21 Perumdam Punggai Siteba.
Tek Lismar (68), selaku pembuat dan penjual Lotek Padang, merasakan sekali dampak serbuan makanan dari luar daerah tersebut. Namun keyakinannya kalau masyarakat selalu butuh sesuatu yang tradisional, membuatnya tetap bertahan dengan kedai kecilnya. “Lotek Padang memiliki rasa dan bau yang khas dan pasti tidak akan ditemui di daerah manapun juga. Itulah sebabnya, saya merasa yakin usaha ini tak kan pernah mati,” ucapnya.
Menekuni bisnis ini sejak 40 tahun silam, ternyata tak membuat Tek Lismar jenuh. Menurutnya, dengan langkanya penjual Lotek Padang, semakin memperteguh semangatnya untuk tetap bertahan. Apalagi bumbu loteknya adalah produksi dalam negeri. “Sebagaimana lotek lainnya, Lotek Padang pun memiliki resep dan bumbu yang sama.
Bedanya, kalau di daerah lain lotek bumbunya buatan pabrik, maka di sini saya langsung mengolah sendiri dengan media batu giliang laweh ini,” ucapnya. Sambil terus meramu lotek pesanan konsumennya, dari mulut Tek Lismar meluncur sejumlah bahan yang dipergunakannya. Diantaranya, kencur, bawang putih, asam kesturi, cabe rawit dan lain sebagainya. (***)
|