Wabup Pertanyakan Baliho Pemkab pdf  | cetak |
Kamis, 09 Oktober 2008
LIMOPULUAH KOTO, METRO-- Agar sosialisasi atau publikasi setiap peraturan serta himbauan pemerintah daerah kabupaten Limopuluah Koto, tercapai tepat sasaran ketengah masyarakat, kita harapkan kepada pihak kantor Kominfo bersama stafnya membenahi segala kekurangan termasuk untuk meningkatkan tambahan dana.
“Kita lihat, dibeberapa persimpangan maupun ditempat keramaian, yang bersifat larangan atau ketentuan tidak ada terpajang himbauan-himbauan pemerintah daerah, padahal himbauan atau peraturan-peraturan itu penting, tujuannnya adalah agar masyarakat mengetahuinya secara umum,” ujar Wakil Bupati Ir Irfendi Arbi MP ketika melakukan Sidak di kantor Kominfo Selasa (7/10).

Kenapa, pihak Kominfo tidak menelusuri hal tersebut, kalau ada ketentuan yang melarang, coba tanyakan kepihak-pihak lain. Contohnya, Kapolri saja memasang iklan di seluruh daerah, apalagi para Mentri di media elektronik juga memasang iklan. “Kenapa iklan pemerintah daerah Limopuluah Koto tidak ada dipajang,” tanya Irfendi kepada Kasi PMKI Kominfo Herizon.

Untuk itu, kata Irfendi, saya perintahkan Herizon untuk berangkat ke Jakarta untuk menanyakan peraturan-peraturan dan ketentuan pemasangan iklan tersebut. Seharusnya, pihak Kominfo tidak kaku menghadapinya, yang penting harus dicari dasarnya, contoh terdekat saja, kota Payokumbuah, kota Padangpanjang, kota Padang dan sebagainya kenapa bisa memasang baliho yang bersifat iklan. Pemasangan baliho yang berlambang gambar kepala daerah dan sepotong kata mutiara itu perlu, kemudian juga bisa mempercantik dan indahnya daerah.

Setelah itu, kita lihat dimedia masa, pemberitaan dengan momen-momen tepat tidak terekspos dengan baik, kenapa Walikota Padang Fauzi Bahar dan kepala daerah lainnya, sering tampil di halaman satu, sedangkan Limopuluah Koto sangat minim sekali. “Ke depan, pihak Kominfo harus nyali menyikapi hal-hal yang bersifat publikasi, maupun iklan kalau terkendala masalah dana, kita usahakan menambahnya, yang terpenting harus dicari dulu peraturan dan aturannya,” tegas Irfendi.

Sementara, Herizon menilai, Sidak yang dilakukan Irfendi Arbi itu ke kantor Kominfo, bagaikan air yang mengalir dari gunung. Sebuah kesejukan bagi keluarga besar Kominfo. “Semuanya tergambar dengan jelas, apa langkah Kominfo ke depan. Artinya, sidak yang dilakukan wakil bupati Irfendi ke kantor Kominfo bukan sekedar mengecek kehadiran PNS, tetapi juga memberikan arahan dan harapan terhadap Kominfo ke depan,” tukasnya. (nur)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif