|
LIMOPULUAH KOTO, METRO-- Program sinergis antara
pemerintahan kabupaten Limopuluah Koto dengan pemerintahan kota
Payokumbuah, telah berjalan dengan baik. Sehingga, setiap pembangunan
yang dilancarkan oleh kedua daerah ini, selalu berkoordinasi dengan
baik.
Buktinya, kata wakil bupati setempat Ir Irfendi Arbi MP kepada POSMETRO, Selasa (7/10) di kantor Kominfo, setiap kegiatan pembangunan apalagi yang menyangkut dengan pariok bareh masyarakat, pihak Limopuluah Koto terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan top pimpinnan kota Payokumbuah.
Pihak kabupaten Limopuluah Koto, sangat menyadari sekali, hubungan dengan kota Payokumbuah sangat erat dan tidak bisa dilepaskan begitu saja, seperti yang dikatakan oleh salah seorang tokoh masyarakat S Dt Rajo Sulaiman dan beberapa perantau kepada media ini, semuanya itu benar, warga Limopuluah Koto dan kota Payokumbuah adalah warga “Luak Limopuluah”. Artinya, program sinergi ini terus kita tingkatkan, semuanya bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat serta mempercantik daerah.
Dalam program sinergi ini sudah terencana dengan baik, bahwa Limopuluah Koto dan kota Payokumbuah akan ditata dengan baik. Seriusnya pimpinan kedua daerah membenahi Luak Limopuluah ini, melihat fenomena saat lebaran kemarin, kota Payokumbuah terlihat sudah sempit karena padatnya arus lalu lintas begitu juga sebaliknya, Limopuluah Koto, juga sudah macet, karena padatnya warga Luak Limopuluah yang mudik.
Saat kami melihat kota Payokumbuah sempit ibarat “ikan lele” dalam kolam, terpikir bagi kami, dari mana warga yang penuh sesak ini berdatangan, ternyata yang banyak berbelanja ke pasar Payokumbuah itu adalah warga Limopuluah Koto, artinya warga “Luak Limopuluah”.
Kemudian, dengan banyaknya perantau yang pulang kampung saat lebaran ini, ternyata banyak pula memberikan konstribusi kepada masyarakat, terutama kepada para pedagang, pertanian, sehingga memacu semangat masyarakat untuk berusaha apa saja, seperti lahan tidur tidak lagi berumput karena masyarakat telah mempunyai modal yang berasal dari perantau, ujar Irfendi. (nur)
|