Saat ini ada 6 tamu online
Anjloknya BEI Berpengaruh di Payokumbuah pdf  | cetak |
Kamis, 09 Oktober 2008
PAYOKUMBUAH, METRO-- Suspend-nya Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, membuat efek domino jika tidak segera disikapi. Apalagi secara dunia, ekonomi global dipengaruhi tinggi oleh ekonomi Amerika yang tengan gonjang-ganjing.
Mendadak Walikota Payokumbuah H. Josrizal Zain, memanggil seluruh pimpinan perbankan yang ada di kota Batiah ini ke Balaikota di Bukik Sibaluik Payokumbuah, pukul 09.00 WIB, Kamis (9/10). Anjloknya harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), akibat perekonomian global, disikapi serius walikota, agar tidak berpengaruh kepada sektor ril (pengusaha kecil) di Payokumbuah.

Pertemuan tersebut, juga ikut dihadiri dewan penasehat Ketua Apindo Indra Zahur Dt. Rajo Simarajo, SE, Asisten I Drs. Richard Moesa, Asisten II Ir. Yanuar, Ketua Bappeda diwakili Yulpiter, SE, Kepala Kantor Koperasi Ir. Mediar Indra, Msi, dan Kabag Perekonomian Hendri Refdinal, SE dan sejumlah pengurus Kadin.

Walikota Josrizal Zain, dalam kesempatan tersebut, mengajak seluruh pihak perbankan, terus memonitor gejolak yang ditimbulkan fluktuasi perekonomian global ini. Walikota khawatir, terjadi penarikan uang besar-besaran di bank akibat naiknya suku bunga, yang akan berdampak terhadap pertumbuhan dan aktifitas perekonomian di Payokumbuah.

Dikatakan, sosialisasi perlu dipergencar, agar masyarakat, terutama para pemilik modal besar di bank, tidak panik dengan dampak perekonomian global ini. “Saya minta kepada seluruh jajaran perbankan dan pimpinan SKPD terkait, mampu memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar jangan ikut panik dengan perekonomian global ini,” ingatnya.

Menurut walikota, pertumbuhan ekonomi di Payokumbuah selama ini terus meningkat. Laju pertumbuhan ekonomi Kota Payokumbuah tahun 2008 ditargetkan akan mencapai 6,45%, jika didukung oleh stabilitas pertumbuhan disektor ril dan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan.

Makanya, pihak perbankan dan para pengusaha di kota ini, diminta walikota, untuk mencermati dampak yang bakal terjadi dengan persoalan ini. Kebersamaan yang sudah terpelihara ini, harus diwujudkan dalam tindakan penyelamatan perekonomian di Payokumbuah, tegas walikota. Walikota juga meminta, pertemuan seperti ini diagendakan lebih intensif, agar ekonomi Payokumbuah ke depan kian kuat.

Ketua BMPD Payokumbuah H. Ruzalyan, SH, dalam kesempatan tersebut, melaporkan, sejak adanya signal jatuhnya harga saham dunia, pihak perbankan di Payokumbuah, terus memonitor perkembangan perekonomian global ini. Pihak bank daerah, katanya, tetap menunggu hasil kebijakan pimpinan di tingkat pusat.(s)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif