Saat ini ada 3 tamu online
Open House Benar-Benar Open pdf  | cetak |
Kamis, 09 Oktober 2008
BELAKANG BALOK, METRO-- Seperti sudah tradisi yang digelar oleh Walikota Bukiktinggi setiap habis lebaran, Kamis (9/10) diadakan open house (menjamu) seluruh khususnya pegawai di lingkungan Pemerintahan Kota Bukiktinggi yang dipusatkan di rumah dinasnya Belakang Balok Bukiktinggi. Pada jamuan yang menyajikan berbagai aneka ragam makanan tersebut masih adanya pegawai yang kurang kesadarannya untuk mengambil makanan secukupnya, sehingga banyak yang tersisa dan terbuang.
Berdasarkan pengamatan POSMETRO di lapangann selama acara berlangsung yang dibuka dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB itu khususnya pegawai dilingkungan pemerintah Bukiktinggi termasuk majelis taklim menghadiri rumah dinas Walikota yang langsung menempati tempat duduk yang sudah disediakan di bawah tenda. Begitu acara dimulai, para tamu yang ada langsung menyerbu berbagai makanan yang ada, seperti nasi dengan lauk pauknya, bakso, sate, cendol dan lainnya.

Walaupun harus berdesakan, tapi yang sebagian besar dengan notabene adalah orang berpendidikan tersebut tidak menyurutkan hatinya untuk mendapatkan makanan, seperti di tempat sate dan bakso. Di sini pandangan yang menggelikan dan terlihat kampungan jelas terlihat yang dilakukan oleh para tamu khususnya ibuk-ibuk, dimana makanan yang sifatnya bisa dibungkus, sebagian besar mereka tidak segan-segan untuk membungkusnya menggunakan plastik yang sudah dipersiapkan di dalam tas masing-masing.

Selain itu pandangan dan tingkah mereka juga sangat tidak perlu ditiru, dimana begitu melihat makanan yang banyak, dengan sendirinya mereka juga akan mengambil dalam porsi yang banyak seperti pada nasi dengan lauknya, seolah bisa disikat semua. Namun kenyataan yang ada, nasi tersebut baru habis separoh lalu ditinggalkan dan pindah kemakanan lain. Tanpa ada rasa malu, sesama mereka dalam bercengkerama menyebutkan, “sudahlah, kita coba makanan yang lain, kan masih banyak macamnya “.

Berdasarkan pengamatan, mereka dengan santainya melakukan satu hal yang menggelikan tersebut, karena di tempat para tamu memang tidak ada pejabat yang disegani duduk sekitar itu, karena pejabat teras semua berada di dalam rumah dinas walikota itu, sekedar menikmati jamuan yang sudah disediakan. Begitu acara selesai kalau diperhatikan, tas para ibu-ibu itu sudah menggembung yang berisikan makanan yang sudah dibungkus.

Dengan melihat kenyataan ini, entah siapa yang pantas dipersalahkan, apakah tuan rumah yang menyediakan makanan terlalu banyak, atau memang mental tamu yang kurang baik. “Kalau memang ada acara seperti ini, agar tidak ada yang mengambil berlebih dan akhirnya harus terbuang, sebaiknya khusus untuk nasi disediakan saja pakai kotak,”ujar salah seorang tamu yang kebetulan juga melihat kejanggalan tersebut.(wan)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif