|
PAYOKUMBUAH, METRO-- Tiga SKPD yang selama ini hanya dipimpin
pejabat pelaksana tugas (Plt), akhirnya memiliki pimpinan yang
difinitif. Kepala BKD sejak delapan bulan terakhir, dijabat Plt. Drs.
Hendri Warman, sejak Jum’at (10/10), kemarin resmi memiliki pimpinan
baru. Jabatan ini dipercayakan kepada H. Syofyan, SH, yang sebelumnya
menjabat Sekretaris DPRD kota setempat.
Pelantikan Kepala BKD Syofyan, dilakukan Walikota H. Josrizal Zain, sejalan dengan pelantikan Kepala Dinas Tata Kota, Kepala Dinas Kimpraswil dan Sekretaris DPRD, dalam acara di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payokumbuah. Selain itu, juga dilantik empat pejabat eselon III di jajaran Pemko Payokumbuah. Ir Musdik yang sebelumnya Plt. Kadis Tata Kota, dipercayakan sebagai pejabat difinitif pada dinas yang sama.
Sementara, Kepala Dinas Kimpraswil dipercayakan kepada Ir. Muswendry Evytes, Dipl, SE, Jabatan Kadis Kimpraswil sudah enam bulan dijabat Plt. Khadijah, SH. Pejabat baru sebelumnya bertugas di Kimpraswil Sumbar. Sedangkan, jabatan Sekretaris DPRD yang ditinggal Syofyan, dipercayakan kepada Drs. Darmawansyah yang sebelumnya Kepala Kesbang Linmas Payokumbuah.
Empat pejabat eselon III yang juga dilantik walikota Jum’at itu, masing-masing Ismet Ibrahim, SST, sebagai Kasubdin Perencanaan pada Dinas Tata Kota, Marta Minanda, ST, MT sebagai Kasubdin Bina Marga Dinas Kimpraswil, Yasrizal,S. Sos, M.Si, Kabid Mutasi pada BKD dan Drs. Syafwal, MM, Kasubdin Analisa dan Pengembangan Keungan Daerah di BPKD Payokumbuah.
Dipantau
Walikota Payokumbuah Josrizal Zain, usai melantik pejabat eselon II dan III itu, menegaskan, agar seluruh pejabat di jajaran pemko untuk terus meningkatkan kinerja dan loyalitasnya terhadap daerah Payokumbuah. Pimpinan daerah, katanya, akan terus memantau kinerja pejabat yang ada.
Mereka yang tidak memiliki kinerja, akan tersingkir pada pengisian SOTK yang kemungkinan bakal bergulir akhir tahun ini. Terhadap empat pejabat pimpinan SKPD, diingatkan, untuk langsung tancap gas memulai pekerjaan. Tugas berat, seperti persiapan Ranperda APBD 2009 dan APBD Perubahan 2008, sudah menunggu. Karena itu, tak ada lagi waktu untuk belajar di tempat tugas yang baru, ingatnya. (s)
|