|
Fahmi Idris Sumbang Beasiswa ke Unand |
pdf
|
| cetak |
|
|
Sabtu, 11 Oktober 2008 |
|
PADANG, METRO-- Depresi ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat
(AS) dan Eropa ikut berimbas terhadap Indonesia. Sejumlah produk
industri bakal dioper ke negara Rusia dan Cina yang notabene luput dari
krisis ekonomi tersebut. “Indonesia harus memperluas pasar ke negara
yang tidak terkena krisis seperti Rusia dan Cina,” kata Menteri
Perindustrian Fahmi Idris usai memberikan kuliah kewirausahaan di
Kampus Universitas Andalas, Jumat (10/10).
Dikatakan, produk Indonesia cukup dibutuhkan pasar dunia. Dengan adanya ekspor ke negara yang tidak terkena krisis diharapkan ekonomi Indonesia tetap berjalan stabil. Antara lain produk yang paling ditonjolkan untuk dikirim ke negara komunis itu berupa produk tekstil dan perkebunan. Selama ini Indonesi dinilai masih ketergantungan ekonomi terhadap negara barat. Sehingga ketika terjadi persoalan keuangan di negara tersebut Indonesia turut terkena getahnya.
Krisis yang mengakibatkan perusahaan besar di AS dan Eropa kelimpungan itu juga berbuntut turunnya ekspor Indoneisa. Selama 2008 ekspor ke AS hanya tumbuh sebesar 1,3% dari angka 2% pada tahun sebelumnya. Perluasan pangsa pasar juga diharapakan memperpanjang umur perusahaan di Indonesia sekaligus memacu pertumbuhan investasi dengan adanya jaminan pasar yang menampung produk.
Beasiswa
Kunjungan Menteri Perindustrian Fahmi Idris ke Kampus Universitas Andalas (Unand), Jumat (10/10) mendatangkan keberuntungan bagi para mahasiswa. Sebelum memberikan kuliah kewirausahaan dihadapan ratusan mahasiswa, Fahmi yang juga Ketua Dewan Penyantun Unand tersebut menyatakan komitmennya mengucurkan dana beasiswa sebesar Rp 3 juta bagi 80 mahasiswa. Fahmi Idris sempat menanyakan kepada Rektor Unand Musliar Kasim perihal beasiswa yang didapatkan selama ini.
Menurut Rektor, Unand telah mengumpulkan cukup banyak beasiswa dan yang paling besar berasal dari PT Pertamina Rp 3 juta setiap tahun. “Bang Fahmi berkeinginan membantu beasiswa sebesar yang diberikan PT Pertamina. Besarnya Rp 3 juta,” kata Musliar Kasim yang disambut tepuk tangan para mahasiswa. Direncanakan, beasiswa akan dikucurkan untuk dua tahun ke depan.(u)
|
|
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|