|
PBSD Tetap Dukung Fauzi-Mahyeldi |
pdf
|
| cetak |
|
|
Sabtu, 11 Oktober 2008 |
|
PADANG, METRO-- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Buruh
Sumatera Barat mempertanyakan dukungan yang diberikan mengatasnamakan
Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD), untuk mendukung salah satu
pasangan calon kepala daerah pada Pilkada kota Padang.
“Kita di DPD Partai Buruh Sumbar tak mempermasalah teman kita memberikan dukungan kepada siapa. Namun, kita hanya mempertanyakan kapasitas PBSD yang diikutkan dalam dukungan tersebut,” ujar Ketua DPD Partai Buruh Sumbar Ing Mantovani. Menurut Ing Mantovani, soal dukung mendukung tak jadi masalah. Sebab, itu merupakan sikap dan keputusan yang bersangkutan. Namun, yang ingin tegaskan disini hanya kebaradaan lembaga.
Sebab sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM No M.MH-43.AH.11.01 Tahun 2008 tentang pengesahan dan perubahan nama lambang dan tanda gambar Partai Buruh Sosial Demokrat menjadi partai buruh dinyatakan bahwa, Menkum HAM mengesahkan Perubahan Nama, lambang dan tanda Gambar Partai Buruh Sosial Demokrat menjadi Partai Buruh serta perubahan susunan pengurus.
“Bila kita melihat surat tersebut maka Partai Buruh Buruh Sosial Demokrat yang ada di seluruh Indonesia meleburkan diri menjadi Partai Buruh. Begitu juga dengan PBSD kota Padang,” ujar Mantovani.
Mengacu kepada struktur dan kepengurusan partai maka yang memiliki kewenangan untuk mengatasnamakan Partai Buruh adalah Ketua DPD Partai Buruh Kota Padang. Atas dasar apa penyataan dukungan tersebut. “Kalau memang atas nama pribadi ya silahkan saja karena itu memang merupakan hak warga negara,” tukuk Mantovani.
Sementara itu Ketua Partai Sosial Buruh Demokrat (PBSD) Kota Padang 2004-2009 Chaidir saat dihubungi menuturkan sebagai partai lama dan sesuai dengan aspirasi warga serta pemilih yang sudah memberikan suaranya pada pemilu tahun 2004 yang lalu, pihaknya memberikan dukungan kepada pasangan calon wali kota Padang dan calon wakil wali kota Padang nomor urut 3 Fauzi Bahar-Mahyeldi.
“Karena kita simpatik dengan kedua sosok tersebut maka kami memberikan dukungan. Dengan adanya dukungan ini, kita harapkan Fauzi Bahar-Mahyeldi memenangkan Pilkada Padang,” tutur Chaidir. Chaidir juga menyatakan pihaknya tidak ikut dalam pelaksanaan Pemilu 2009 mendatang. Pasalnya, sewaktu Pemilu 2004 partai ini tidak mencapai target.
Nah, sesuai dengan aturan UU Parpol, jika tidak mencapai target maka untuk Pemilu 2009 partai lama mengganti nama. “Jadi, dukungan yang kita berikan semata-mata sebagai partai lama dan dukungan itu kami serahkan kepada Fauzi Bahar-Mahyeldi. Khusus untuk Pemilu 2009 kita tidak akan ikut,” tutup Chaidir. (can)
|
|
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|