|
LUBUAKSIKAPIANG, METRO-- Berdasarkan keterangan medis (Visum et
Repertum) RSU Lubuak Sikapiang, dipastikan penyebab kematian Sadar
(29) warga di Kampuang Tongah Jorong Padang Sarai Nagari Aia Manggih
Kecamatan Lubuak Sikapiang Kabupaten Pasaman, murni bunuh diri. Ayah
dua anak bunuh diri yang tewas menggenaskan gantung diri di kebun
karet, tepi perbukitan dekat rumahnya di Sabtu (4/10) lalu.
Kematian Sadar yang tidak wajar, pada saat warga masih merayakan Lebaran, sehingga Sabtu pekan lalu, kasus gantung diri itu menjadi pembicaraan hangat bagi warga Nagari Aia Manggih. Di samping yang bersangkutan tewas dengan kondisi tergantung kain panjang pada seutas kain panjang, pada tubuhnya persis din ulu hatinya, tertancap sebilah pisau dapur.
Maka, menimbulkan berbagai interprestasi terhadap kematian lelaki yang bernama Sadar tersebut. Guna mengklarifikasi latar belakang dan penyebab kematian Sadar, POSMETRO Padang, Rabu kemaren, mengkomfirmasi hal tersebut ke Polres Pasaman.
Kapolres Pasaman, melalui Kasat Reskrim AKP Nurdin, yang didampingi Kaur Ops Reskrim Iptu Arius Zalukhu dan Kanit Tipikor Iptu Djufri Tampubolon mengatakan, berdasarakan keterangan medis yang didapatkan pihak penyidik Polres Pasaman, disimpulkan kematian warga Sadar warga Kampuang Tongah Jorong Padang Sarai Nagari Aia Manggih murni bunuh diri.
“Kesimpulan itu didapatkan dari cairan yang terdapat –keluar. Red- pada kemaluan Sadar, serta keterangan keterangan dari keluarga korban, tentang kebiasaan dan kondisi Sadar sebelum kejadian tersebut,” ujar Nurdin. (ade)
|