|
Eksportisr Sumbar Harus Bisa Kendalikan Keadaan |
pdf
|
| cetak |
|
|
Senin, 13 Oktober 2008 |
|
PADANG, METRO-- Eksportir Sumbar harus bisa mengakali keadaan
dengan tidak memfokuskan ekspor ke AS yang sedang dilanda krisis
keuangan. Pasar Timur Tengah dan Asia harus dioptimalkan. Hal itu
dikemukakan wakil ketua Kadin Sumbar Bidang Perdagangan dan Industri, H
Ramal Saleh, Sabtu (11/10).
Meski selama ini ekspor Sumbar tidak lagi fokus ke AS, namun dengan adanya krisis keuangana di negara itu, pasar AS untuk sementara tidak lagi potensial. Menurut Ramal Saleh yang juga direktur Perusda PT Andalas Tuah Sakatao (ATS) ini, Ekspor Sumbar ke AS dalam beberapa tahun terakhir ini terus menurun.
Jika empat tahun lalu, Ekspor komoditi Sumbar ke AS bisa mencapai 40-50 persen, sekarang tinggal 20 persen saja. Penurunan ini disebabkan makin kompetitifnya negara lain. Dia menyarankan ekportir Sumbar melirik Asia dan Timur Tengah atau negara-negara yang tidak terkena krisis keuangan di AS.
“Melakukan Ekspor ke AS banyak standar, harganya tidak jauh beda dengan negara lain. Sedang di negara seperti Asia dan Timur Tengah, syarat tidak banyak, harga tidak jauh beda,” katanya. Hal senada diutarakan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Fahmi Idris. Di sela-sela acara Silaturahim Saudagar Minang (SSM) II di Pangeran Beach Hotel kemarin, Fahmi mengatakan Ekspor Indonesia akan dialihkan ke Rusia dan Timur Tengah. (nto)
|
|
|
|
|
|
20.11.2008
TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…
20.11.2008 | Metro Padang
M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…
|
|