Saat ini ada 1 tamu online
“Ibu Beritahu Saya, Korban Meninggal Dunia” pdf  | cetak |
Selasa, 14 Oktober 2008
DENGAN wajah pasrah Jon Hasibuan pelaku penganiayaan bersama Joy kawannnya yang akhirnya menjadi DPO kepolisian yang berakhir dengan kematian korbannya digiring oleh petugas kepolisian ke ruang periksa menunggu dilaksanakannya rekontruksi.
Dengan pakaian tahanan warna dongker bernomor 06 dibagian dada sebelah kiri dan celana tiga perempat yang sudah lusuh, dan tangan dalam kondisi diborgol hanya terdiam tertunduk lesu seakan membayangkan hukuman berat yang akan dia jalani.

“Saya tidak menyangka kalau korban ini sampai meninggal, akibat pennganiayaan tersebut dan terus terang yang banyak memukul dan menginjak-nginjak korban adalah Joy teman yang baru saya kenal sekitar seminggu. Sedangkan tempat tinggalnya sendiri saya juga tidak tau pasti, dan hanya saya tau kalau dia juga berasal dari Medan dan kesehariannya dia hanya mengamen,”terang Jon ketika diwawancarai POSMETRO di ruang penyidik Mapolresta Bukiktinggi Senin (13/10).

Masih menurut pengakuannya, kalau dia mengetahui korban penganiayaan sendiri meninggal karena diberitahu oleh orang tuanya yang ketika itu membesuknya di tahanan Mapolresta Bukiktinggi.”Ibu yang memberitau kalau korban akhirnya meninggal dunia, dan badan saya langsung lemas membayangkan hukuman yang berat harus saya jalani,”ujarnya sambil meneteskan air mata. Sedangkan penyebab terjadinya pemukulan sendiri itu diakuinya pertama kali oleh Joy yang tersinggung dengan perkataan korban seolah-olah mengguruinya.

Karena terpengaruh oleh minuman yang barusan di konsumsi mereka, Joy cepat sekali terpancing emosinya dan tiba-tiba antara korban dan Joy saling baku hantam. Karena melihat Joy hampir tersungkur, Jon datang membantu dan hanya melayangkan tendangan ke arah dada dan tinju kebagian perut korban sampai akhirnya korban terjungkal dan langsung diinjak-injak Joy.

“Saya tidak pernah menginjak korban, yang melakukan hanya Joy. Sebenarnya saya pernah mencoba untuk memisahkan Joy agar jangan terlalu menginjak korban, tapi dia sendiri malah marah pada saya, sampai akhirnya massa datang menolong korban dan saya bersama Joy langsung lari berpencar, semenjak itu saya tidak pernah bertemu dia lagi karena saya langsung ditangkap pada malam yang sama.

Sejujurnya saya menyesal walaupun tidak ada gunanya, karena nasi sudah jadi bubur dan saya harus kembali masuk tahanan dengan kasus yang berbeda,”terangnya terisak-isak sambil menghapus air matanya dengan lengan kaos tahanan yang dia pakai.(*)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

peristiwa.gif

Kondisi Jalan di Tuapejat Memprihatinkan

20.11.2008

TUA PEJAT, METRO--Saat musim hujan datang, kondisi jalan di Tuapejat mulai KM 0 sampai 9 sangat memprihatinkan. Selain…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

BKD Tolak 830 Lamaran CPNS

20.11.2008 | Metro Padang

M YAMIN, METRO--Sebanyak 830 berkas surat lamaran ditolak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang. Saat proses pemberkasan dan…



advert-4.jpg

indosat.gif