Mahal, Nomor Cantik Tetap Dibeli pdf  | cetak |
Selasa, 02 Desember 2008
PADANG, METRO--Transaksi kartu perdana yang memiliki urutan nomor cantik di Pasar Raya tak terpengaruh krisis global. “Dalam sehari, selalu saja ada yang terjual,” kata Jefri, pemilik counter kartu seluler, Senin (1/12). Urutan nomor cantik pada kartu perdana digandrungi karena mudah menghapalnya dan terkesan unik.
Seperti kartu perdana AS dengan nomor 085263000011 ditawarkan Rp 100 ribu oleh pedagang. Adalagi nomor perdana Simpati 081363123456 yang dilego Rp 150 ribu. Harga semahal itu tak membuat nyali pembeli menciut. Menurut Jefri, kartu perdana dengan nomor cantik sengaja dijual dengan harga mahal karena sulit  mendapatkannya. “Kita harus pesan langsung ke distributor Jakarta,” ulasnya.

Sementara itu pembeli, kata Jefri, tak banyak cerewet kendati nomor yang mereka inginkan harganya naik berkali lipat dibandingkan harga biasa. Sementara itu, Andi, pemilik counter di Jalan M Yamin mengatakan, di tempatnya cuma menyediakan kartu perdana dengan nomor cantik.

“Lebih banyak pembeli. Bahkan kemarin ada yang pesan satu lusin untuk dijual lagi,” ungkapnya. Dikatakan, nomor cantik ditentukan apabila nomor yang tertera mudah diingat. Misalnya nomor kartu sesuai dengan urutan tanggal dan tahun kelahiran. Selain itu nomor cantik juga dinilai berdasar jumlah nomor ganda yang tertera. “Semisal angka nol empat kali berturut-turut harganya semakin mahal,” jelas Andi sembari mengatakan kriteria seperti itu paling cepat lakunya.

Dalam sehari rata-rata pedagang mampu menjual satu lusin kartu nomor cantik. Jumlah sebanyak itu, menurut pedagang, bukan dikarenakan sepi pembeli melainkan sulitnya untuk mendapatkan kartu nomor cantik itu dari distributor. “Di daerah lain juga banyak peminat nomor cantik ini.

Jadi waktu pesan ke distributor untung-untungan dapatnya,” kata Sulaiman, pemilik counter di Jalan Sandang Pangan. Salah seorang pembeli, Dedi mengaku tak keberatan saat merogoh koceknya Rp 75 ribu untuk mendapatkan nomor cantik kartu perdana Mentari. Alasannya, pada kartu itu tertera tahun kelahirannya xx001986. (u)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Dukun Gandakan Uang di Kantor Partai Demokrat, Pengurus DPD Kaget Didatangi Polisi Jambi

06.01.2009

BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Polisi Tidur Rentan Bahaya

07.01.2009 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…



advert-4.jpg

indosat.gif