PLN dan Pemkab Pessel Tanam Pohon, Kurangi Dampak Pemanasan Global pdf  | cetak |
Selasa, 02 Desember 2008
PADANG, METRO--PT PLN (Persero) secara bersamaan melakukan Aksi Penanaman Serentak dan Pemeliharaan Pohon di berbagai lokasi di Indonesia. Untuk wilayah Sumatera dan Sumatera Barat, penanaman serentak pada waktu yang sama dilaksanakan PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat dan PT PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (P3B Sumatera) di Taman Perumahan Pegambiran, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (1/12).
General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumbar Hudiono mengemukakan, penanaman serentak ini merupakan rangkaian kegiatan PLN dalam rangka ikut menjaga kelestarian lingkungan dan untuk mengurangi dampak pemanasan global, meningkatkan absorbsi gas CO2, SO2, dan polutan lainnya, mencegah banjir, kekeringan, dan tanah longsor, serta meningkatkan upaya konservasi sumberdaya genetik tanaman hutan.

“Kegiatan penanaman serentak ini dilakukan sepanjang bulan Desember 2008, dengan masa pemeliharaan selama 2 tahun. Adapun jumlah pohon yang akan ditanam sebanyak 8.000 batang tanaman produktif berupa rambutan dan mangga yang terdiri dari 4.000 pohon dilaksanakan PLN Wilayah Sumbar dan 4.000 pohon lagi dilaksanakan PLN P3B Sumatera,” papar Hudiono didampingi General Manager P3B Sumatera Zainal Abidin Sihite, Manager di lingkungan PLN Wilayah Sumbar dan P3B Sumatera, Asisten III Pemko Padang Nasir Ahmad dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang, Hervan Bahar.

GM PLN menjelaskan tantangan lingkungan hidup paling berat yang akan dialami manusia di bumi ini ke depan adalah terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim. Pemanasan global merupakan dampak dari aktivitas manusia terutama dalam penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terkendali, serta perubahan penggunaan lahan. Indonesia memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia, dengan kekayaan alam yang luar biasa, sehingga dianggap sebagai paru-paru dunia.

“Persoalan besar hutan Indonesia adalah terjadinya degradasi hutan dan lahan, serta deforestasi yang disebabkan oleh illegal logging, kebakaran hutan, alih fungsi lahan, dan penjarahan hutan. Gerakan penanaman pohon yang dilakukan PLN ini dalam rangka memulihkan sumberdaya hutan. Kondisi hutan yang hijau sangat berdampak terhadap tingginya curah hujan sejak beberapa bulan terakhir,” ungkap Hudiono.

Ditambahkan GM PLN P3B Sumatera, Zainal Abidin Sihite, khusus untuk wilayah kerja P3B Sumatera yang terbentang dari Lampung hingga ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, maka kegiatan penanaman serentak ini juga akan dilakukan di setiap provinsi. Dengan demikian terjadi pemerataan di setiap daerah. “Harapannya, melalui penanaman pohon ini dapat meningkatkan curah hujan yang pada akhirnya akan bermuara terhadap meningkatnya debit air di sejumlah PLTA,” harap Sihite.

Pessel Tanam 18 Ribu

Sementara itu, Jumat (28/11), sedikitnya 18 ribu pohon berbagai jenis ditanam serentak oleh Pemkab Pesisir Selatan. Ini dilakukan dalam program Pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional. “Hari ini kita lakukan penanaman serentak di seluruh kecamatan di Pessel,” ujar Bupati Pessel H Nasrul Abit usai pencanangan penanaman pohon secara simbolis di GOR H Zaini Zein Painan.

Dikatakan, banyak makna yang dapat diambil dari pelaksanaan program ini. Dimana pada tanggal 28 November seluruh rakyat Indonesia melakukan penananam pohon secara serentak. Yang terpenting, katanya, baik langsung ataupun tidak, momentum itu merupakan ajakan membangun budaya sadar menanam pohon. Sekaligus penangkal dari pemanasan global akhir-akhir. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pessel Edi Suhartono menambahkan, pohon adalah penghasil O2. Ini pula lah yang membuat gerakan penanaman pohon ini jelas sangat penting.

“Menghijaukan hutan berguna untuk mengurangi pemananasan global, penurunan emisi gas rumah kaca serta penyerapan karbon. Program ini akan lebih komplit jika dilandasi dengan prilaku ramah lingkungan,” terang Edi. Sasaran penanaman adalah area publik. Dimana meliputi pekarangan perkantoran, ruas jalan, fasilitas umum, komplek perumahan, tempat ibadah dan sekolah-sekolah/perguruan tinggi. Bibit tersedia jenis Mahoni, Melinjo, Bungur dan Palm Raja. (bim/y)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Dukun Gandakan Uang di Kantor Partai Demokrat, Pengurus DPD Kaget Didatangi Polisi Jambi

06.01.2009

BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Polisi Tidur Rentan Bahaya

07.01.2009 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…



advert-4.jpg

indosat.gif