|
Wartawan Luak Limopuluah Studi Banding |
pdf
|
| cetak |
|
|
Rabu, 03 Desember 2008 |
|
LIMOPULUAH KOTO, METRO-- Dalam rangka peningkatan sumber daya wartawan, Pemkab Limopuluah Koto melalui Kantor Kominfo akan melakukan studi banding ke Pulau Batam. Keberangkatan rombongan watawan ke Batam, direncanakan tanggal 1-3 Desember, namun karena adanya segala sesuatu hal yang belum rampung, maka jadwal studi banding tersebut diundur menjadi tanggal 15-17 Desember.
Kepala Kantor Kominfo LimopuluahKoto Jaswirianto, sebelum dimutasikan
mengatakan, rombongan wartawan yang ikut studi banding harus
melampirkan surat tugas dari redaksi masing-masing dan surat tugas
bertugas di wilayah Limopuluah Koto. Seandainya surat tugas tersebut
belum dipenuhi hingga tanggal 10 Desember, dengan berat hati wartawan
tersebut tidak dapat kami ikutkan dalam rombongan studi banding.
Ketika ditanya, bagaimana kalau ada diantara wartawan yang menggunakan
surat tugas palsu atau dipalsukan, karena ada beberapa media yang sudah
mati atau tidak aksis lagi. Jaswirianto menjelaskan, surat tugas yang
dicurigai akan cross check ke medianya masing-masing.
“Yang jelas kita tidak ingin keberangkatan wartawan ke Batam ini,
ternoda oleh ulah satu atau dua orang yang memalsukan surat tugas.
Karena perjalanan wartawan ke Batam adalah melaksanakan kegiatan
Kominfo, bukan pergi main-main. Kamipun di Kominfo akan meminta
pertanggungjawaban dari rekan-rekan wartawan setelah mengikuti studi
banding nantinya.
“Hasil kunjungan wartawan ke Batam, akan dapat diselesaikan Kabag Humas
yang baru yakni Afrimasr bersama stafnya. Karena saya sudah mutasi ke
BPM-KK saya harapkan perjalanan kawan-kawan wartawan sukses dan menjadi
acuan bagi tim Panggar di tahun mendatang, “harap Jaswirianto. (nur)
|
|
|
|
|
|
06.01.2009
BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…
07.01.2009 | Metro Padang
SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…
|
|