|
GULAI BANCAH, METRO-- Pemko Bekasi dan DPRD Kota Semarang secara bersamaan berkunjung ke Kota Bukiktinggi. Kunjungan ini untuk studi banding mengenai penyelenggaraan pemerintahan. Rombongan yang diterima secara resmi Wali Kota Bukiktinggi, Drs H Djufri dipusatkan di aula Balaikota, Bukit Gulai Bancah Bukiktinggi Selasa (2/12).
Dalam sambutannya, Djufri menyampaikan ucapan terimakasih atas
kunjungan kedua rombongan dari dua daerah di Pulau Jawa tersebut.
“Merupakan suatu kehormatan bagi Kota Bukiktinggi yang berkesempatan
dikunjungi secara bersamaan dari dua lembaga pemerintahan daerah yang
berbeda, walaupun tidak direncanakan sebelumnya, dan ini yang pertama
terjadi untuk Kota Bukiktinggi,” ujar Djufri.
Kota Bukiktinggi merupakan salah satu Kota di Indonesia yang mempunyai
sejarah panjang dalam perjalanan republik ini. Bukittinggi pernah
sebagai ibukota RI pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia
(PDRI) yang dipimpin Sjafruddin Prawiranegara. Kemudian juga pernah
sebagai ibukota Provinsi Sumatera, Sumatera Tengah dan Sumatera Barat.
Dan sekarang ini, Kota Bukiktinggi hanya murni sebagai Kota Otonom,
tidak lagi sebagai ibukota daerah baik provinsi maupun kabupaten.
Namun yang jadi kebanggaan bagi Bukiktinggi, tanggal 19 November yang
merupakan deklarasi berdirinya PDRI oleh Mr Sjafruddin Prawiranegara
ditetapkan sebagai Hari Bela Negara melalui Keppres Nomor 28 Tahun
2008 tanggal 18 Desember 2008.
Katanya, tentang program pembangunan Kota Bukiktinggi yang
diproritaskan pada empat sektor, yakni bidang pendidikan, pelayanan
kesehatan, pariwisata serta perdagangan dan jasa. Keempat sektor ini
berjalan secara simultan dan saling mendukung dalam rangka pembangunan
kota untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, rombongan Pemko Bekasi yang dipimpin Asisten Tata Praja,
Drs H Lukman Thohari MM, menyampaikan tujuan ke Bukiktinggi ini adalah
untuk studi banding dan tukar pengalaman mengenai penyelenggaraan
pemerintahan khususnya otonomi daerah.
“Memang selama ini otonomi
daerah dijalankan dengan cukup baik di Pemko Bekasi, namun masih perlu
pembenahan dan penyempurnaan terutama koordinasi antar SKPD,” ujar
Lukman Thohari yang membawa beberapa orang rombongan, yakni Kabag Bina
Pemerintahan, Kabag Organisasi, Kabag Hukum Kasubdin pada Dinas Sosial,
Kabid pada Bappeda dan beberapa orang staf.
Sedangkan rombongan DRPD Kota Semarang yang dipimpin Ketua Komisi A, H
Junaidi SH menyampaikan rasa ketakjubannya terhadap Kota Bukiktinggi.
Melalui website Kota Bukiktinggi. “Kami melihat banyak kelebihan dan
kemajuan yang dicapai Kota Bukiktinggi terutama pada empat sektor
unggulan sebagaimana yang dijelaskan wali kota. Dengan dasar itulah
Komisi A DPRD Kota Semarang ingin melihat dari dekat kesuksesan
tersebut untuk kemudian dapat diterapkan juga di Semarang,” kata
Junaidi bersemangat. (wan)
|