Pemko Bekasi dan DPRD Semarang Studi Banding di Bukiktinggi pdf  | cetak |
Rabu, 03 Desember 2008
GULAI BANCAH, METRO-- Pemko Bekasi dan DPRD Kota Semarang secara bersamaan berkunjung ke Kota Bukiktinggi. Kunjungan ini untuk studi banding mengenai penyelenggaraan pemerintahan. Rombongan yang diterima secara resmi Wali Kota Bukiktinggi, Drs H Djufri dipusatkan di aula Balaikota, Bukit Gulai Bancah Bukiktinggi Selasa (2/12).
Dalam sambutannya, Djufri menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan kedua rombongan dari dua daerah di Pulau Jawa tersebut. “Merupakan suatu kehormatan bagi Kota Bukiktinggi yang berkesempatan dikunjungi secara bersamaan dari dua lembaga pemerintahan daerah yang berbeda, walaupun tidak direncanakan sebelumnya, dan ini yang pertama terjadi untuk Kota Bukiktinggi,” ujar Djufri.

Kota Bukiktinggi merupakan salah satu Kota di Indonesia yang mempunyai sejarah panjang dalam perjalanan republik ini. Bukittinggi pernah sebagai ibukota RI pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin Sjafruddin Prawiranegara. Kemudian juga pernah sebagai ibukota Provinsi Sumatera, Sumatera Tengah dan Sumatera Barat. Dan sekarang ini, Kota Bukiktinggi hanya murni sebagai Kota Otonom, tidak lagi sebagai ibukota daerah baik provinsi maupun kabupaten.

Namun yang jadi kebanggaan bagi Bukiktinggi, tanggal 19 November yang merupakan deklarasi berdirinya PDRI oleh Mr Sjafruddin Prawiranegara ditetapkan sebagai Hari Bela Negara melalui Keppres  Nomor 28 Tahun 2008 tanggal 18 Desember 2008.

Katanya, tentang program pembangunan Kota Bukiktinggi yang diproritaskan pada empat sektor, yakni bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pariwisata serta perdagangan dan jasa. Keempat sektor ini berjalan secara simultan dan saling mendukung dalam rangka pembangunan kota untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, rombongan Pemko Bekasi yang dipimpin Asisten Tata Praja, Drs H Lukman Thohari MM, menyampaikan tujuan ke Bukiktinggi ini adalah untuk studi banding dan tukar pengalaman mengenai penyelenggaraan pemerintahan khususnya otonomi daerah.

“Memang selama ini otonomi daerah dijalankan dengan cukup baik di Pemko Bekasi, namun masih perlu pembenahan dan penyempurnaan terutama koordinasi antar SKPD,” ujar Lukman Thohari yang membawa beberapa orang rombongan, yakni Kabag Bina Pemerintahan, Kabag Organisasi, Kabag Hukum Kasubdin pada Dinas Sosial, Kabid pada Bappeda dan beberapa orang staf.

Sedangkan rombongan DRPD Kota Semarang yang dipimpin Ketua Komisi A, H Junaidi SH  menyampaikan rasa ketakjubannya terhadap Kota Bukiktinggi. Melalui website Kota Bukiktinggi. “Kami melihat banyak kelebihan dan kemajuan yang dicapai Kota Bukiktinggi terutama pada empat sektor unggulan sebagaimana yang dijelaskan wali kota. Dengan dasar itulah Komisi A DPRD Kota Semarang ingin melihat dari dekat kesuksesan tersebut untuk kemudian dapat diterapkan juga di Semarang,” kata Junaidi bersemangat. (wan)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Dukun Gandakan Uang di Kantor Partai Demokrat, Pengurus DPD Kaget Didatangi Polisi Jambi

06.01.2009

BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Polisi Tidur Rentan Bahaya

07.01.2009 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…



advert-4.jpg

indosat.gif