Saat ini ada 1 tamu online
Dana PSP Ditambah Rp 1 Miliar, Yusman Kasim: Belum Cukup pdf  | cetak |
Rabu, 03 Desember 2008
PADANG, METRO-- PSP Padang bisa bernafas lega, setelah DPRD Padang dalam rapat Paripurna di Gedung Dewan Selasa (2/12) , menyetujui dana tambahan sebesar Rp 1 miliar dari perubahan APBD 2008.
Namun, Ketua Umum PSP Drs H Yusman Kasim MM mengaku, dana tersebut masih belum mencukupi.“Kami berterima kasih dengan dana tambahan ini. Tapi, untuk membiayai kegiatan PSP di putaran kedua mendatang, tentu masih jauh dari cukup,” kata Yusman yang juga Wakil Wali Kota Padang ini usai rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Padang H Masdi Ardi SSos itu.

Katanya, anggaran tersebut belum bisa menutupi kebutuhan PSP saat ini. Dana tersebut hanya akan cukup untuk membayar gaji pemain, honor pelatih dan konsumsi pemain yang selama ini belum dibayar, atau berutang pada pihak lain. “Kita tentu masih membutuhkan biaya untuk bekal putaran kedua yang segera dimulai,” kata Yusman Kasim yang masih basitungkin mengumpulkan dana untuk PSP Padang.

Yusman juga mengeluhkan kurangnya perhatian warga kota kepada PSP Padang yang bertanding, terutama di kandang sendiri. “Ini adalah kelemahan kita yang tidak mampu mendatangkan banyak penonton ke stadion dan tidak membantu PSP Padang,” kata Yusman.

Dengan tegas Yusman Kasim menyebutkan, kalau dalam waktu dekat bantuan tidak juga datang kepada PSP Padang, mereka akan segera menyerahkan klub sepak bola itu kepada “pemilik” nya yaitu warga kota. “Pengurus bukanlah pemilik PSP. Kami hanyalah orang-orang yang diberi kepercayaan untuk mengelola PSP. Kalau memang tidak mampu lagi, kita akan tarik diri saja dari putaran kedua,” pungkas Yusman Kasim.

Adanya beberapa kalangan yang menyarankan PSP dialihkan kepada pihak swasta, masih belum mendapat respon positif dari Yusman Kasim. Secara garis besar Yusman enggan kalau PSP harus dikelola swasta. Karena pihak swasta hanya akan berorientasi kepada profit atau keuntungan.

Sementara, untuk PSP belum ada jaminan akan memberikan keuntungan kepada satu pihak. Yusman masih menyayangkan rendahnya “apresiasi” Pemko Padang untuk membantu pembiayaan PSP. Karena, dengan dana total Rp 2,5 miliar (Rp 1,5 miliar pada APBD 2008), prestasi yang akan didapat hanya sebatas bermain saja. Untuk bertahan saja (tidak degradasi-red), PSP masih sangat sulit. “Lihatlan Tembilahan yang mengalokasikan dana Rp 16 miliar untuk kemajuan sepak bolanya,” kata Yusman.

Dalam pandangan akhirnya, Fraksi PKS DPRD Padang melalui Nurna Eva Karmila BSc menyebutkan, tambahan anggaran PSP Padang itu diharapkan dapat menjadi motivasi lebih klub itu untuk mengukir prestasi di Liga Indonesia. Di sisi lain, Nurna masih mengharapkan PSP dapat berkoordinasi dengan pihak swasta untuk menghidupkan kembali prestasi-prestasi yang ada selama ini.(rvi)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Dukun Gandakan Uang di Kantor Partai Demokrat, Pengurus DPD Kaget Didatangi Polisi Jambi

06.01.2009

BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Polisi Tidur Rentan Bahaya

07.01.2009 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…



advert-4.jpg

indosat.gif