Tri Arga Media Televisi Masuk Bukiktinggi pdf  | cetak |
Rabu, 03 Desember 2008
BUKIKTINGGI, METRO-- Jika tak ada aral melintang, dalam waktu dekat sebuah stasiun televisi swasta segera hadir di Bukiktinggi. Berbendera Tri Arga Media Televisi. Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) sebagai salah satu proses yang harus dilalui, telah dilaksanakan kemarin.
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat, sebagai pihak yang berwenang, menyelenggarakan EDP tersebut di Hotel Pusako Bukiktinggi, dihadiri oleh berbagai komponen masyarakat Bukittinggi. Kehadiran komponen tersebut untuk memberikan saran, kritik dan masukan bagi KPID sebelum mengambil putusan untuk merekomendasi layak atau tidaknya kehadiran stasiun TV.  

Pada EDP antara KPID Sumatera Barat dengan Komisaris PT Tri Arga Media Televisi H Marah Suryanto dan Direktur H St Zaili Asril bersama crew PT Tri Arga Media Televisi tersebut, Ketua KPID Sumatera Barat Feri Zen menilai, kehadiran televisi di Bukitkinggi, merupakan sebuah langkah maju yang coverage area-nya tentu lebih luas dari Padang. Namun, masyarakat perlu memberi masukan dan kritikan, sehingga kehadiran sebuah televisi lebih memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat luas.

Namun demikian, KPID Sumatera Barat yang tugas utamanya adalah mengatur isi siaran, berharap agar operasionalnya disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang, dalam menjaga integritas nasional, terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertaqwa, memajukan kesejahteraan umum dan kecerdasan kehidupan bangsa.

“Kita berharap local content nantinya akan banyak muatan-muatan yang ada di sekitar daerah coverage area-nya, sehingga masyarakat merasa memiliki, karena kelak akan menjadi milik masyarakat. Untuk itu, pihak PT Tri Arga Media Televisi tentu harus bekerja keras, di samping adanya kompetitor lain dari televisi lokal dan televisi publik lainnya,” kata Feri Zen yang didampingi dua anggota KPID Fitria Adona dan Wirnita Eska.

Sebagai televisi baru, katanya, tentu banyak hambatannya dan harus bekerja keras. Namun demikian, terlihat dari yang hadir pada EDP bahwa mereka sangat mengharapkan kehadiran televisi ini. Sehingga dengan hadirnya televisi ini diharapkan akan menambah ragam bentuk siaran, dan masyarakat pun bebas memilih.

Dia juga berharap, agar menayangkan tontotan yang layak, tidak ada kekerasan, tidak ada ada pornoaksi dan tidak sadisme. “Setiap hari di radio saya pasang iklan layanan masyarakat, agar orang tua mendampingi anak-anak dalam menonton. Karena tayangan televisi itu ada batasan yang bisa ditonton untuk umum. Terkadang tayangan untuk orang dewasa yang menonton anak-anak. Maka tugas orang tualah untuk memberikan arahan bahwa tayangan itu tidak baik untuk anak-anak,”ujarnya.

Namun demikian, secara global KPI juga telah mematok diam-diam siaran, misalnya iklan rokok tidak boleh ditayangkan siang hari, kecuali setelah pukul 21.00 Wib ke atas. Begitu juga tayangan untuk orang dewasa setelah pukul 24.00 WIB. Kalau siang adalah tayangan untuk umum. Kemudian juga harus diberi kode bahwa tayangan itu umum atau semua umur atau untuk orang dewasa.

Sebetulnya, sebut Fri Zen, editing terakhir itu ada pada pemilik televisi. Jadi, bagaimana menjaga moral bangsa adalah merupakan tanggungjawab dari pemegang izin. “KPI akan menindak apabila ada laporan dari masyarakat. Karena kita tahu adanya P3SPS (Pedoman Prilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran). Itulah yang perlu dipedomani.

Kalau tidak melanggar, silahkan. KPI juga tidak akan menegur dan tidak macam-macam. Karena kita tahu, bahwa mengelola tidak mudah, dan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan puluhan tahun orang baru bisa mengelola televisi. Namun terkadang pengelola televisi harus diingatkan, apalagi siaran di Bukiktinggi, karena yang akan memutuskan boleh atau tidaknya adalah masyarakat Bukiktinggi sendiri. “Jadi, pandai-pandailah menyesuaikan diri dengan masyarakat,”harapnya.

Dalam EDP yang dipimpin Wirnita tersebut, banyak masukan dan kritikan yang diberikan peserta yang hadir. Mereka juga berharap, Tri Arga Media Televisi segera tayang di Bukiktinggi. Menyikapi hal itu, Direktur Tri Arga Media Televisi, H St Zaili Asril menjelaskan, berbagai kelengkapan dan persyaratan akan segera dilengkapi. “Kami sangat berterima kasih atas segala masukannya, sehingga kehadiran TV baru ini kelak akan membawa dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Zaili Asril. (suk)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Dukun Gandakan Uang di Kantor Partai Demokrat, Pengurus DPD Kaget Didatangi Polisi Jambi

06.01.2009

BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Polisi Tidur Rentan Bahaya

07.01.2009 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…



advert-4.jpg

indosat.gif