Saat ini ada 1 tamu online
Hati-hati Beli Kendaraan Bekas pdf  | cetak |
Kamis, 04 Desember 2008
LUBUAKBASUANG, METRO--Kapolres Agam AKBP Dra Hj.Maulida Gustina melalui Kasat Lantas AKP Sukatno meminta masyarakat untuk hati-hati dalam membeli kendaraan bekas baik dari daerah Sumatera Barat maupun luar Sumatera Barat sendiri. Jangan sampai terkecoh atapun terbujuk rayu dengan murahnya harga.Soalnya banyak kendaraan bekas yang tidak jelas identitas dirinya ataupun dikenal dengan istilah bodong.
“Supaya lebih jelas dan tidak sia-sia dalam pembelian kendaraan bagi pembeli hendaknya melakukan cross cek dulu sebelum dibayarkan uangnya dan memperhatikan betul kendaraan tersebut seperti nomor mesin atau rangka. Mana tau nomor mesin atau rangka tersebut telah dibikin ulang,” ungkap AKP Sukatno. Katanya, saat ini banyak ditemukan surat surat kendaraan palsu, itu  bisa saja sampai ke daerah Agam.

Jadi dalam membeli lihat betul surat-surat kendaraan apakah itu asli atau palsu seperti nomor seri ataupun kertasnya, dan sebaik mungkin adalah menanyakan ke kantor Samsat karena yang asli ada tanda tersendiri. Umumnya surat-surat kendaraan yang dipalsukan itu adalah yang keluaran tahun 1990 ke atas, karena kondisi kendaraan ini tergolong lebih baik dan cukup layak untuk jalan.

Ini penting untuk dilakukan agar tidak tertipu, jika tertipu tentu yang akan rugi adalah pembeli sendiri. Baik Samsat atapun pihak kepolisian sendiri akan membantu masyarakat. Jadi silahkan saja masyarakat datang,” Kita akan layani dan membantu masyarakat,” ungkap Sukatno. (den)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Dukun Gandakan Uang di Kantor Partai Demokrat, Pengurus DPD Kaget Didatangi Polisi Jambi

06.01.2009

BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Polisi Tidur Rentan Bahaya

07.01.2009 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…



advert-4.jpg

indosat.gif