|
Enam Anak Punk Diamankan |
pdf
|
| cetak |
|
|
Kamis, 04 Desember 2008 |
|
PASA BAWAH, METRO--Tidak hanya preman, keberadaan anak Punk yang
banyak berkeliaran juga tidak luput jadi sasaran Polsekta Bukiktinggi
dalam razia premanisme di Petak IKABE Pasa Bawah Rabu (3/12). Dalam
razia itu, petugas mengamankan enam orang anak punk.
“Selain pengamen dan pengangguran yang sering ditangkap dalam razia preman, ternyata keberadaan anak punk dengan kostum yang semraut dan tidak karuan juga dirasakan masyarakat sudah mulai meresahkan. Untuk itu, sebagai penegak hukum, jajaran Polsekta Bukiktinggi juga berkewajiban untuk mengamankan dan mendengar keluhan dari masyarakat tersebut, maka kami langsung bergerak,” ujar Kapolresta Bukiktinggi melalui Kanit Reskrim Iptu Yandrianus Chan SH kepada POSMETRO, kemarin
Enam anak punk ini tidak satupun yang mempunyai identitas. Dua orang di antaranya mempunyai tato, termasuk dengan tindik di bibir dan berpenampilan yang membuat masyarakat jadi enggan untuk berurusan dengan mereka yang katanya adalah anak punk. ”Keberadaan anak punk ini sangat meresahkan mayarakat, karena ada beberapa bagian dari mereka yang seenaknya meminta uang,” ungkapnya.
Aman
Gencarnya razia preman beberapa hari belakangan ini, disambut baik masyarakat terutama para pedagang. Seperti yang disampaikan Ira (32) salah seorang pedagang sayuran di Pasa Bawah Bukiktinggi. Semenjak razia preman sudah tidak ada lagi orang yang merasa bagak melakukan pungutan liar padanya. ”Semenjak adanya razia, kami dari pedagang sudah merasa aman, karena tidak ada lagi yang datang untuk meminta uang,”ujarnya senang. (wan)
|
|
|
|
|
|
06.01.2009
BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…
07.01.2009 | Metro Padang
SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…
|
|