Bensin Mulai Langka, Harga Tetap Tinggi pdf  | cetak |
Kamis, 04 Desember 2008
SOLOK, METRO--Meski harga BBM jenis bensin sudah diturunkan, namun pedagang eceran di daerah Solok masih menjual dengan harga Rp 7 ribu perliter.Diduga hal itu terjadi, karena sampai saat ini sejumlah SPBU masih belum bisa melayani konsumen dengan normal, soalnya premium sering habis.
Rata-rata SPBU di daerah ini sudah kehabisan BBM jenis bensin saat masyarakat masih membutuhkan terutama siang hari.  Akibat dari kondisi ini irama sumbang keluar dari mulut masyarakat. “Indak naik, turun-pun bensin susah,”ujar Jonizal yang hendak mengisi bensin di SPBU Koto Baru Solok kemarin.

Sementara bensin ditingkat pengencer yang menjual  ukuran satu liter masih dijual dengan harga lama. Menurut pengakuan penjual bensin eceran, mereka susah menurunkan harga bensin ecerannya lantaran turunnya harga hanya Rp 500. Jadi turunnya harga bensin sepertinya tidak begitu berpengaruh  terhadap ongkos transportasi.

Berbeda dengan kenaikan harga BBM, sejumlah pedagang dan jasa angkutan umum serta sektor lainnya langsung bereaksi. Bahkan kenaikan harga barang, kenaikan harga BBM seakan menjadi kambing hitam. Namun ketika harga bensin turun, seakan tidak ada pengaruhnya bagi masyarakat. Menurut masyarakat hanya kelangkaan BBM yang terjadi baik ketika BBM naik begitu juga ketika BBM turun. (vk)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
peristiwa.gif

Dukun Gandakan Uang di Kantor Partai Demokrat, Pengurus DPD Kaget Didatangi Polisi Jambi

06.01.2009

BATAM, METRO--Gudang logistik Kantor DPD Demokrat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata dijadikan ketuanya Abdul Azis yang menjadi tahanan…

banner_padek.gif

metro_padang.gif

Polisi Tidur Rentan Bahaya

07.01.2009 | Metro Padang

SAWAHAN, METRO--Keberadaan polisi tidur (portal jalan) yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku membuat prihatin anggota legislatif Kota Padang.…



advert-4.jpg

indosat.gif