|
PROKLAMASI, METRO--Tiga hari pascapenurunan tarif BBM jenis
premium, aktivitas di sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum)
di Kota Padang kembali normal. Pantauan POSMETRO sepanjang Rabu (3/12),
sejumlah SPBU yang kemarin sempat tutup sudah beroperasi normal
kembali.
SPBU yang ada di kawasan Sawahan contohnya. Sekitar pukul 12.15 WIB, antrean kendaraan bermotor tampak berbaris menunggu giliran pengisian bensin. Antrean ini, terbilang masih normal. Sehari sebelumnya, SPBU ini tutup karena kehabisan persediaan.
Saat ditanyakan alasan SPBU tutup kepada salah seorang karyawan SPBU, dia enggan berkomentar banyak.Berbeda dengan SPBU di bilangan Khatib Sulaiman, yang tidak pernah tutup sejak penurunan BBM. Sepanjang kemarin, aktivitas terlihat masih berlangsung normal, setelah sebelumnya disesaki antrian kendaraan yang hendak mengisi bensin.
Dikurangi
Mengenai kurangnya pasokan bensin pascaturunnya bensin, dibenarkan Humas Pertamina Unit Pemasaran Padang Sarwoto. Dihubungi lewat telepon, Sarwoto mengatakan pihaknya memang mengurangi pasokan tiga hari menjelang turunnya BBM.
“Kami memang hanya memasok kebutuhan sebanyak 1.000 kl, Sementara, kebutuhan normal sekitar 1.300 kl. Saat harga akan turun, warga menahan keinginan untuk membeli bensin karena tahu harga akan turun, nah pada tanggal 1 itu warga langsung menyerbu BBM, sehingga BBM di SPBU cepat habis,” ujarnya diujung telepon.
Dijelaskan Sarwoto, mulai Rabu ini (kemarin, red) pasokan kembali normal yaitu sebanyak 1.300 kl untuk 89 SPBU yang ada di Sumbar. “Pasokan BBM untuk 10 hari ke depan untuk daerah Sumbar relatif aman,” tandasnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, hari pertama BBM turun banyak SPBU yang tutup karena kehabisan stok. Hal ini membuat warga sempat kebingungan, hendak mengisi bensin. Akibatnya warga terpaksa mencari SPBU yang buka meski tempatnya jauh.(y)
|