Home arrow Metro Sumbar arrow Payakumbuh/50 Kota arrow Teknologi Taman Digital Tak Maksimal

Teknologi Taman Digital Tak Maksimal E-mail
Ditulis Oleh Redaksi   
Friday, 21 June 2013

PAYAKUMBUH, METRO-Mewujudkan Kota Payakumbuh sebagai kota digital merupakan bagian program pemko pendukung aktivitas pelajar, pengusaha serta masyarakat. Hal itu diawali dengan ditetapkannya areal Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah sebagai  Taman Digital.

Tapi masyarakat sangat sesalkan karena  program yang dicetuskan Wali Kota Payakumbuh Riza Fa­lepi kurang didukung teknologi canggih saat ini. Pasalnya, semenjak taman digital diresmikan November tahun lalu. Tapi masyarakat belum begitu merasakan manfaatnya dalam mengakses internet secara gratis,  karena disebabkan peralatannya sering tidak berfungsi.

Kadis Perhubungan dan Komunikasi Kota Payakumbuh Adrian, Jumat (21/6) mengatakan, sering matinya signal di taman digital bisa saja disebabkan dampak faktor cuaca dan mati lampu. “Karena hal itu juga pernah dibuktikan personel kami yang ditugaskan setiap paginya untuk mencek peralatan tersebut, sehingga peralatan tersebut harus direset dan diinstal kembali,” ungkapnya.

Terkait dengan tagihan bulanan, Adrian menyebutkan, sebulan setelah diresmikan wali Kota Payakumbuh, taman digital memang tidak berfungsi, karena terjadinya miskomunikasi antara pihak instansi terkait dengan dinas. Sehingga pembayaran tagihan terlambat dan membuat taman digital tidak berfungsi.

Kabid Komunikasi Yuswaldi menambahkan, keterlambatan itu terjadi karena, pihak pemberi jasa mengatakan pada bulan pertama pemakaian itu bebas biaya. Sehingga dinas tidak bisa menganggarkan untuk tagihan bulan tersebut. Kejadian itu terjadi sekitar akhir Februari, semenjak itu pembayaran berlansung lancar hingga sekarang. “Jadi tidak ada alasan kalau tidak berfungsinya taman digital karena telat bayar tagihan,” ujar Yuswaldi.

Dikatakan, pemba­ngunan taman digital itu sendiri saat ini bukan menjadi tang­gung jawab Dinas Per­hubungan dan Komunikasi, kecuali pem­bayaran tagihan internet. Karena, taman digital belum ada serah terima resmi dari pihak ketiga selaku pelaksana pembangunan taman digital tersebut.

Taman digital sendiri, dibangun dengan menggunakan dana yang ber­sumber dari DPA Perubahan Dinas Perhu­bu­ngan dan Komu­nikasi Kota Paya­kumbuh tahun 2012 sebesar Rp 82,778 juta dan dilaks­anakan pada Novem­ber 2012 lalu.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wilman Singkuan mengatakan, tak berfungsinya taman digital itu terjadi karena teknologi yang digunakan pemko belum maksimal. Sehingga peralatan yang digunakan sering mati dan tidak befungsi atau disebabkan hal lainya.

“Sebab kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya pihak pemko, karena tidak befungsinya alat tersebut bisa saja disebabkan pengaruh dari cuaca dan listrik mati seperti yang dikatakan pihak dinas terkait,” kata Wilman.

Diharapkan jajaran pemko   lebih serius dalam melakukan upaya perbaikan atau pengelolaan taman digital tersebut. Karena ini merupakan  salah satu program pemko periode saat ini. (cr15)

 

Add comment

Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh posmetropadang.com


Pasal Sanggahan (Disclaimer):
posmetropadang.com tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya posmetropadang.com berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca. Data dan/atau informasi yang tersedia di posmetropadang.com hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, posmetropadang.com dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan posmetropadang.com


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Berikutnya >