Home arrow Metro Padang arrow Dua Tahun Gratis, Pemko Evaluasi Blok I

Dua Tahun Gratis, Pemko Evaluasi Blok I E-mail
Ditulis Oleh Redaksi   
Friday, 21 June 2013

PASAR RAYA, METRO-Hingga kini, pro-kontra penggratisan dalam penempatan pedagang di Blok I Pasa Raya Padang masih saja menjadi perbincangan. Namun secara perlahan, ratusan pedagang yang kini telah menempati Lantai I dan Lantai II gedung itu, telah menempati lokasi itu secara gratis sejak dua tahun lalu.

Seperti yang terjadi pada pedagang di lantai I. Kawasan itu sudah dihuni pedagang sejak tahun 2011 lalu oleh pedagang. Saat ini, dari 215 petak kios yang ada, sebanyak 148 sudah terisi. Untuk menempati lokasi itu, pedagang baru membayar uang pembangunan senilai 10 persen dari harga jual masing-masing kedai. Uang itu diakomodir oleh kelompok pedagang yang mengerjakan proses pembangunan.

”Sampai sekarang belum ada pembayaran apapun yang dibebankan kepada pedagang, kecuali uang pembangunan senilai 10 persen pada saat pembangunan,” ujar Ketua Ikatan Pedagang Blok I (IPI I), Oyong Sampurna kepada koran ini kemarin.

Pedagang, katanya, masih menolak melakukan akad kredit dengan bank karena belum sanggup membayar cicilan, akibat jual beli di Blok I belum maksimal. ”Mereka belum sanggup akad kredit. Penempatan mereka sekarang masih gratis. Paling mereka cuma bayar uang kebersihan dan keamanan saja,” kata Oyong.

Sama dengan pedagang lantai I, ratusan pedagang ayam yang sudah menempati Blok I lantai II sejak tahun 2011 lalu itu juga masih gratis dan belum dipungut pembayaran apapun, kecuali beo untuk kebersihan.

Ketua Pedagang Ayam Indra Kasman mengatakan, pedagang belum sanggup melakukan akad kredit dengan bank karena jual belum maksimal. Saat ini, kata dia pedagang masih merugi, karena jual  beli di lantai II belum maksimal, akibat ketiadaan akses ke kawasan itu.

Sebelumnya, sebut Indra Kasman, para pedagang telah meminta kepada pemko untuk segera membuka akses ke depan Balai Kota Padang. Namun, sampai saat ini belum terlaksana juga. ”Bagaiamana pula kami bisa melakukan akad kredit dengan bank dan menyicil setiap bulannya, sementara jual beli saja masih buruk, karena akses masuk pasar tak ada,” kata Indra Kasman.

Ia berharap, Pemko Padang segera membenahi pasar dan membuka akses masuk pasar. Sehingga, jual beli kembali maksimal. Baru kemudian Pemko Padang berpikir untuk bisa menghasilkan PAD (pendapatan asli daerah) dari Blok I. ”Sepanjang kondisi pasar belum dibenahi dan akses masuk pasar tidak dibuka, maka selama itu pula jual beli tak maksimal,” katanya.

Ia berharap, pemko tak membebani dulu para pedagang dengan membayar cicilan ke bank, sampai kondisi pasar benar-benar pulih. Karena jika tidak, mereka mengancam akan keluar dari Inpres I dan berjualan di jalan. ”Dari pada dipaksa untuk membayar cicilan ke bank dalam kondisi sulit begini, lebih baik kami berjualan saja disamping kantor balai kota,” ujarnya.

Kepala Dinas Pasar, Hendrizal Azhar mengakui, pihaknya belum memungut biaya apapun dari pedagang yang kini telah menepati blok I lantai I dan II Pasar Raya Padang. Hal itu karena belum membaiknya kondisi pedagang.

Namun dalam waktu dekat, kata Hendri, pihaknya akan mencoba mengkaji kembali keberadaan pedagang di Blok I lantai I dan II untuk segera difasilitasi ke bank atau membayar biaya pembelian kedai langsung  ke Dinas Pasar. ”Sampai sekarang memang belum ada yang kita fasilitasi ke Bank. Namun tentu saja kondisi ini akan kita kaji ulang lagi,” ujar Hendrizal. (tin)

 

Add comment

Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh posmetropadang.com


Pasal Sanggahan (Disclaimer):
posmetropadang.com tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya posmetropadang.com berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca. Data dan/atau informasi yang tersedia di posmetropadang.com hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, posmetropadang.com dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan posmetropadang.com


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Berikutnya >